Virus corona
Meskipun Sudah Dua Kali Divaksin, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi Tetap Terkonfirmasi Positif Covid-19
"Jadi setelah vaksin pertama bisa di cek di lab apakah antibody sudah terbentuk dengan jumlah sudah cukup untuk proteksi,"urai Prof Nidom
TRIBUNMANADO.CO.ID - Meskipun sudah dua kali mendapat suntukan vaksin Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk Marhaen Djumadi tetap terkonfirmasi positif Covid-19.
Padahal vaksin yang disuntikan, untuk menjaga kekebalan dalam tubuh manusia.
Namun, entah apa yang terjadi sehingga wabup tetap terkonfirmasi.
Untuk itu untuk meyakinkan, Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom mengungkapkan jika ada dua kemungkinan penyebab Marhaen terinfeksi.
Yaitu tidak ada antibody yang protektif atau mutasi Covid-19.
Pasalnya jumlah antibody atau titer setiap individu berbeda setelah mendapat vaksin.
"Jadi setelah vaksin pertama bisa di cek di lab apakah antibody sudah terbentuk dengan jumlah sudah cukup untuk proteksi,"urai Prof Nidom, Sabtu (20/2/2020).
Pasalnya sejak penyuntikan dosis pertama, antibody bisa terbentuk.
Sementara penyuntikan dosis kedua sebagai booster untuk meningkatkan jumlah antibody dalam tubuh untuk melawan virus.
Prof Nidom mengungkapkan telah melakukan pengujian pada individu yang sudah di vaksin untuk melihat titer dan antibody yang protektif. Dan hasilnya menunjukkan jumlah yang bervariasi.
"Yang diharapkan tentunya ada antibodi yang protektif setelah vaksin. Jika sudah ada antibodi yang protektif tapi masih terinfeksi, maka kemungkinan besar virusnya sudah mutasi. Sehingga pemeriksaan jenis virus juga harus dilakukan pada wabup,"lanjutnya.

Dikatakannya, meskipun antibody terbentuk setelah divaksin, belum tentu antibody tersebut bisa melawan virus yang sudah bermutasi.
Ia mencontohkan sifat antibody yang terbentuk dari vaksin tidak bisa membuat reaksi silang.
Jadi vaksin untuk melawan virus A maka tidak bisa melawan virus A+1 .
Untuk itu, dengan mencanangkan vaksinasi maka juga harus menjamin antibody terbentuk.