Breaking News:

Virus corona

Meskipun Sudah Dua Kali Divaksin, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi Tetap Terkonfirmasi Positif Covid-19

"Jadi setelah vaksin pertama bisa di cek di lab apakah antibody sudah terbentuk dengan jumlah sudah cukup untuk proteksi,"urai Prof Nidom

Surya
Wakil Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi (kanan) saat berfoto dengan Menteri Sosial, Tri Rismaharini ketiga berkunjung ke Pos Tanggap Darurat tanah longsor di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kabupaten Nganjuk, Selasa (19/2/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meskipun sudah dua kali mendapat suntukan vaksin Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk Marhaen Djumadi tetap terkonfirmasi positif Covid-19.

Padahal vaksin yang disuntikan, untuk menjaga kekebalan dalam tubuh manusia.

Namun, entah apa yang terjadi sehingga wabup tetap terkonfirmasi.

Untuk itu untuk meyakinkan, Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Professor Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom mengungkapkan jika ada dua kemungkinan penyebab Marhaen terinfeksi.

Yaitu tidak ada antibody yang protektif atau mutasi Covid-19.

Pasalnya jumlah antibody atau titer setiap individu berbeda setelah mendapat vaksin.

"Jadi setelah vaksin pertama bisa di cek di lab apakah antibody sudah terbentuk dengan jumlah sudah cukup untuk proteksi,"urai Prof Nidom, Sabtu (20/2/2020).

Pasalnya sejak penyuntikan dosis pertama, antibody bisa terbentuk.

Sementara penyuntikan dosis kedua sebagai booster untuk meningkatkan jumlah antibody dalam tubuh untuk melawan virus.

Prof Nidom mengungkapkan telah melakukan pengujian pada individu yang sudah di vaksin untuk melihat titer dan antibody yang protektif. Dan hasilnya menunjukkan jumlah yang bervariasi.

Halaman
1234
Editor: Fistel Mukuan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved