Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Heboh

WASPADA Kelas Radikalisme Online via Konferensi Video, ICIS Beri Saran Ini ke BNPT

Melalui video conference, orang bisa mengajarkan ajaran radikal kepada pengikutnya melalui kelas online.

Tayang:
Editor: Alexander Pattyranie
Freepik.com
Ilustrasi video call 

Kemudian sila persatuan Indonesia yang di dalam Al Qur’an disebut wa'tasimu bihablillahi jami'an wala tafarraqu yang artinya kita bersatu jangan tercerai berai.

Lalu sila keempat itu permusyawaratan perwakilan atau as-syura yang dalam Al Quran itu artinya Musyawarah. Dan sila keadilan sosial adalah al-adalah yang artinya keadilan.

Dengan adanya penjelasan yang tercermin di dalam Al Quran tersebut maka Khariri menuturkan bahwa rumusan-rumusan Pancasila itu sudah selaras dengan maqashidu asy-shyariah atau tujuan-tujuan agama.

“Yang tentunya kalau orang bisa memahami agama itu dengan benar, tentu tidak akan ada tuduhan antara Pancasila dengan agama atau dengan Al Qur’an itu sendiri,” tutur Alumni Universitas Al-Azhar Kairo tersebut.

Selain itu menurut pria yang pernah menjadi Rais Syuriah NU di Jepang pada tahun 2004-2006 ini juga menyampaikan bahwa ketika seseorang bisa memahami agamanya dengan baik, maka secara otomatis orang tersebut akan bisa menerima Pancasila itu dengan benar.

Khariri Makmun mengatakan, yang terjadi sekarang dalam memahami ajaran agama saja mereka banyak memiliki permasalahan dalam memahaminya.

Sehingga ketika agama disandingkan dalam konteks bernegara dan berpolitik ada miss, ada sesuatu yang hilang dari pemahaman mereka.

"Inilah kemudian yang memunculkan bibit intoleransi, radikalisme seperti yang terjadi sekarang ini,” kata Khariri Makmun menjelaskan.

Itulah kenapa menurut Khariri, agama dan Pancasila ini selalu dibenturkan. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman keagamaan.

Untuk itu perlu bagi para tokoh agama atau para ulama-ulama moderat untuk memberikan pemahaman yang benar.

Pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Algebra International Boarding School, Bogor ini pun menjelaskan bahwa cara untuk mengatasi ini adalah harus sering-sering mengajak mereka berdialog.

Selain itu juga perlu adanya tokoh-tokoh yang bisa menjelaskan secara runut kepada kelompok-kelompok tersebut.

(Antaranews/Hertanto Soebijoto)

BERITA TERPOPULER :

 KSAD Jendral Andika Perkasa Ngamuk! Anak Buahnya yang Tewas Ternyata Ditusuk Oknum Prajurit TNI AL

 Gelagat Anak Buah John Kei Ketika Diperiksa, Tunjukkan Ciri Khas Budaya Mereka, Dirkrimum Jadi Saksi

 Naik Helikopter Mewah, Ketua KPK Dilaporkan ke Dewas, Dinilai Bergaya Hidup Mewah

TONTON JUGA :

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Waspadai Kelas-kelas Online Radikalisme Lewat Aplikasi Video Conference, Ini Saran ICIS kepada BNPT

Sumber: Warta Kota
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved