Berita Heboh
WASPADA Kelas Radikalisme Online via Konferensi Video, ICIS Beri Saran Ini ke BNPT
Melalui video conference, orang bisa mengajarkan ajaran radikal kepada pengikutnya melalui kelas online.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Adanya pandemi virus corona/Covid-19, banyak aktivitas dibatasi.
Bahkan diterapkan pembatasan sosial.
Aplikasi video conference pun jadi populer.
Namun, aplikasi ini bisa saja disalahgunakan penggunaannya oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Pasalnya, melalui video conference, orang bisa mengajarkan ajaran radikal kepada pengikutnya melalui kelas online tanpa
harus bertatap muka, dengan peserta dari berbagai penjuru daerah di Tanah Air.
Menanggapi fenomena itu, Wakil Direktur Eksekutif International Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Khariri Makmun Lc,
MA mengatakan, untuk mewaspadai adanya kelas-kelas online radikalisme yang tumbuh di masa teknologi
informasi dan komunikasi kini.
Untuk mencegah penyebaran paham radikal terorisme, kata Khariri Makmun, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
(BNPT) perlu untuk mengawasi pergerakan kelompok radikal di media online.
"Karena sekarang dengan adanya aplikasi seperti zoom, mereka bisa saja membuat kelas-kelas online untuk menyebarkan
pemahaman mereka dan saya kira itu perlu diwaspadai juga oleh BNPT,” kata Khariri Makmun dalam keterangan tertulis
yang diterima Jumat (26/6/2020) malam.
Hal ini mengingat pesatnya perkembangan teknologi yang semakin memudahkan dalam melakukan komunikasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/video-call.jpg)