Virus Corona
20 ASN Dinyatakan Reaktif Virus Corona dari Hasil Rapid Tes di Tangsel
20 Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) terindikasi positif covid-19 berdasarkan hasil rapid test yang digelar beberapa hari lalu
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabarnya ada sebanyak 20 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) terindikasi positif covid-19 berdasarkan hasil rapid test yang digelar beberapa hari lalu.
Terkait hal itu, mereka telah diminta untuk menjalani isolasi mendiri guna mencegah terjadinya penularanan.
Setelah dinyatakan reaktif, merekan jalani isolasi mandiri.
• Fadli Zon Kritik Keputusan Presiden Joko Widodo Terkait Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
• Taliban Ledakan Truk Didekat Pengadilan Militer, Afganistan Kembali Panas
• WHO Sebut Kemungkinan Virus Corona Berpotensi Jadi Endemik Seperti HIV dan Tidak Akan Hilang
"Ada 20 yang reaktif dari 1.000 (ASN) yang kita lakulan rapid test. Mereka telah menjalani mandiri hingga masa inkubasi".
"Test kedua sih negatif hasilnya," kata Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tangsel, Tulus Muladiyono saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).
Sebelumnya, sebanyak tiga ASN pada lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan dikabarkan terkonformasi Covid-19.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Apendi membenarkan adanya infomasi tentang pekerja di lingkup Pemkot Tangsel terkonfirmasi Covid-19.
Hanya saja, untuk yang terpapar bukan merupakan ASN, melainkan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Pariwisata.
"Iya itu bukan ASN, tapi TKS. Jika ASN saya harus laporkan ke Kemenpan RB. Ini TKS. Ini baru laporan dari OPD".
"Memang mereka di OPD UKM dan Pariwisata," kata Apendi saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/5/2020).
Namun, kata Apendi, saat ini BKPP masih menunggi laporan resmi dari Dinas Kesehatan yang memiliki data dari tiga pekerja di Pemkot Tersebut.
"Ini saya lagi menunggu laporan dari Dinkes. Siapa siapa saja daftar non ASN yang positif. Nanti kita langsung kita cek," ungkapnya.
Saat ini Pemkot Tangsel masih mencari informasi terkait seseorang yang pernah menjalani kontak langsung dengan ketiga TKS tersebut.
Rapid test merupakan teknik pengetesan keberadaan antibodi terhadap serangan kuman di dalam tubuh.
Hasil rapid test tak boleh dan tak bisa digunakan secara mandiri untuk mengonfirmasi keberadaan atau ketiadaan infeksi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di dalam tubuh.