Breaking News:

Update Virus Corona Sulut

Akan Tersedia Laboratorium Uji Sampel Pasien Terduga Covid-19 di Sulut

Akan ada Laboratorium, khusus pemeriksaan uji sampel darah terhadap pasien terduga terpapar Covid-19 di Sulawesi Utara

Tribun Manado / Jufry Mantak
Juru bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Akan ada Laboratorium, khusus pemeriksaan uji sampel darah terhadap pasien terduga terpapar Covid-19 atau lebih dikenal saat ini dengan sebutan virus Corona di Sulawesi Utara.

Hal ini dikatakan Juru bicara Satgas Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel, Selasa (31/3/2020) malam, saat jumpa pers dengan awak media.

"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, sudah mulai persiapan pembuatan Laboratorium, khusus pemeriksaan uji sampel darah terhadap pasien terduga terpapar Covid-19 atau lebih dikenal saat ini dengan sebutan virus Corona," jelas Dandel.

Dikatakannya, hal itu untuk mempercepat uji sampel para pasien yang saat ini masih harus dikirim ke Jakarta.

Kisah Tukang Bentor di Tengah Pandemi Covid-19, Kesulitan Membayar Kredit

"Lokasi laboratorium yang disiapkan adalah Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) yang terletak di Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut," jelasnya.

Lanjutnya, saat ini para tenaga ahli, lagi bekerja 1x24 jam untuk mempersiapkan laboratorium tersebut.

"Kita berharap, satu atau dua minggu ke depan, kita sudah punya laboratorium yang kompeten untuk pengecekan kasus virus corona di Sulut,” kata Dandel.

Seperti Ini Semi Lockdown di Pedesaan Bolmong, yang Melawan Terancam Hukum Adat

Dia juga mengaku, pembuatan laboratorium tersebut, dengan setting standar Bio Security Level (BSL) 2 plus, memiliki tantangan luar biasa.

"Harus disertifikasi dan harus memenuhi beberapa aturan lain, sehingga memerlukan sedikit waktu dan tenaga ahli," ujarnya.

Tentunya, kata Dandel, kita juga ingin laboratorium yang dihasilkan memiliki keakuratan yang benar-benar baik.

"Untuk itu, kita doakan agar laboratorium itu bisa selesai dalam waktu 1 atau 2 minggu ke depan," harapnya.

Hibah KONI Minsel Disorot, James Kojongian: Saya Siap Berikan Dana Itu

Lanjutnya, dengan kehadiran laboratorium tersebut, sampel-sampel di Sulut, tidak perlu lagi dikirim ke luar Sulawesi Utara, sehingga hasil akan lebih cepat diketahui.

"Semakin cepat kita dapat hasil, akan lebih cepat kita melakukan identifikasi, sehingga langkah pencegahan akan lebih cepat, serta mengena ke sasaran," jelas Dandel.

Diketahui, sampai saat ini, uji sampel untuk pasien terduga Covid-19 di Sulawesi Utara, masih harus dikirim dari Manado malalui BTKLPP ke Badan dan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Jakarta.

"Hal itu bisa memakan waktu sampai dengan 4 hari, untuk mendapatkan hasil uji sampel," tutupnya. (Juf)

Bea Cukai Sebut Pakaian Cabo Berpotensi Sebar Covid-19, Imbau Jangan Dibeli

Penulis:
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved