Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Kisah Tukang Bentor di Tengah Pandemi Covid-19, Kesulitan Membayar Kredit

Sejumlah warga di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengaku pihak bank belum memberlakukan penangguhan kredit

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Mejer Lumantow
Tukang Bentor di Bolmut, Ahmad Madihutu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO - Menyusul adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait penangguhan atau pengurangan kredit dari pihak bank dan non-bank bagi warga yang terdampak langsung Covid-19.

Sejumlah warga di Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengaku pihak bank belum memberlakukan hal tersebut.

Ahmad Madihutu, salah satu warga Boroko, Kecamatan Kaidipang, yang kesehariannya bekerja sebagai tukang bentor, mengatakan, setiap bulan harus melakukan pembayaran angsuran tepat waktu.

Dirinya mengaku menggadaikan BPKB sepeda motornya karena untuk membiayai kebutuhan tertentu, namun oleh pihak bank tetap melakukan pembayaran sesuai dengan perjanjian pembayaran.

Seperti Ini Semi Lockdown di Pedesaan Bolmong, yang Melawan Terancam Hukum Adat

"Ya, saya tetap membayar sesuai nominal angsuran yaitu Rp 650 ribu setiap bulan tanpa adanya penangguhan atau pengurangan," ungkap Ahmad kepada Tribun Manado.

Dirinya mengatakan, membayar angsuran sudah bulan ke sembilan di salah satu bank BUMN di Boroko.

"Sesudah adanya informasi tersebut saya langsung mendatangi pihak bank untuk menanyakan terkait kebijakan tersebut, namun pihak bank mengatakan hanya akan mengurangi bunga angsuran dan tidak mengurangi pembayaran pokok," ungkap Ahmad.

Hibah KONI Minsel Disorot, James Kojongian: Saya Siap Berikan Dana Itu

Ahmad juga mengaku kesulitan untuk mencari penumpang semenjak kondisi wabah virus Corona ini, karena masyarakat semua melakukan Sosial Distancing di rumah. Semenjak situasi ini mata pencahariannya sebagai tukang bentor menurun drastis.

"Ya, saya sangat kesulitan, biasanya per hari pendapatan sampai Rp 100 ribu, kini tinggal Rp 30 ribu bahkan di bawah itu," keluhnya.

Dirinya juga mengaku sampai saat ini masih kesulitan mencukupi kebutuhan ekonomi keluarganya, ditambah lagi beban untuk membayar angsuran kendaraan.

"Saya harap ada kebijakan dari pihak terkait untuk memberikan keringanan kepada masyarakat kecil," ungkapnya.

Bea Cukai Sebut Pakaian Cabo Berpotensi Sebar Covid-19, Imbau Jangan Dibeli

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved