Breaking News:

Update Virus Corona Sulut

Seperti Ini 'Semi Lockdown' di Pedesaan Bolmong, yang Melawan Terancam Hukum Adat

Sejumlah desa di Bolmong memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau 'semi lockdown' untuk mencegah penularan virus Covid-19

Istimewa
Desa di Bolmong Semi Lockdown 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Sejumlah desa di Bolmong memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau 'semi lockdown' untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Di Desa Bulut, Kecamatan Passi Timur, jam malam berlaku.  Jalan masuk desa dipasangi portal. Warga dari luar dilarang masuk.

"Yang tidak berkepentingan dilarang masuk," kata Agung Dondo seorang warga.

Dikatakannya, jikalau ada warga desa yang habis bepergian di daerah pendemi, akan diantar ke puskesmas untuk memeriksakan diri.

Hibah KONI Minsel Disorot, James Kojongian: Saya Siap Berikan Dana Itu

Kemudian, disuruh mengisolasi diri. Di desa Lolak, Kecamatan Lolak, warga desa dilarang berkerumun.
"Rumah juga diperiksa, jangan jangan ada warga luar, jika ada akan disuruh ke puskesmas," kata Ma Wanda, seorang warga.

Ia mengatakan, begitu imbauan Pemkab soal corona keluar, warga langsung menutup sendiri objek wisata pantai di Lolak.

Sementara itu di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur, sekeluarga yang baru tiba di Jakarta menjalani isolasi dengan pengawasan ketat.

Bupati Minut Perpanjang Work From Home Sampai 21 April

"Kami tunjuk orang khusus untuk melayani jika mereka hendak makan atau lainnya, mereka dilarang keluar," katanya.

Saat ibadah hari minggu, toa berlapis dipasang hingga jemaat bisa mengikuti ibadah dari rumah.

Beberapa desa lain menggunakan hukum adat untuk mengganjar warganya yang tidak taat anjuran pemerintah.
Hampir tiap hari, ada saja penyemprotan disinfektan.

Yasonna Laoly Lepaskan 5.556 Narapidana dari Lapas, Ternyata Ada Syarat yang Dipenuhi

Warga dan aparat desa patungan beli bahan disinfektan.  Semua rumah warga dan fasilitas umum disemprot.

Asisten 1 Pemkab Bolmong Derek Rompas mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan aparat desa untuk mengawasi pendatang.

"Jika ada pendatang, segera lapor pada kami," kata dia. (art)

Bea Cukai Sebut Pakaian Cabo Berpotensi Sebar Covid-19, Imbau Jangan Dibeli

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved