Editorial Tribun Manado
Masih Ada Harapan Sembuh
Pejabat Kesehatan Thailand menuturkan dalam jumpa pers, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan di sistem pernapasan pasien tadi sudah tidak ada la
TRIBUNMANADO.CO.ID - VIRUS corona masih menjadi perbincangan di seluruh dunia. Korban jiwa akibat wabah virus corona terus bertambah di Cina.
Hingga Selasa (4/2/2020), tercatat sudah 425 pasien virus dengan nama 2019-nCoV dilaporkan meninggal dunia. Jumlah itu meningkat 64 orang dari hari sebelumnya, kata Komisi Kesehatan Nasional Cina.
Tambahan jumlah korban jiwa itu semuanya berasal dari Provinsi Hubei, pusat wabah virus Corona. Sebanyak 46 orang meninggal di Ibu Kota Provinsi Hubei, Wuhan.
Di seluruh Cina pada Senin, ada 3.235 orang lagi yang dipastikan terinfeksi sehingga jumlah total pengidap sejauh ini mencapai 20.438 orang.
Sementara itu, sebanyak 632 pasien yang terjangkit telah diizinkan pulang dari rumah sakit setelah dinyatakan sembuh, demikian diumumkan otoritas kesehatan Cina pada Selasa (4/2/2020), seperti dilansir Xinhua.
Pada Senin 3 Februari tercatat sebanyak 157 pasien meninggalkan rumah sakit setelah dinyatakan sembuh (101 orang di Hubei), kata Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) Cina dalam laporan hariannya.
• Banyak yang Sembuh Terjangkit Virus Corona, dr Adi Tucunan: Kanker Juga Bisa Sembuh
Hingga Senin tengah malam, total 425 orang meninggal akibat penyakit ini, sementara 20.438 kasus terkonfirmasi dilaporkan di 31 daerah tingkat provinsi, serta Korps Produksi dan Konstruksi Xinjiang di Cina.
Kementerian Kesehatan Thailand dalam jumpa pers kemarin mengatakan, sejumlah dokter di Thailand berhasil menyembuhkan seorang pasien terinfeksi virus corona dengan memberi kombinasi obat antivirus.
Dr Kriangsak Atipornwanich di Rumah Sakit Rajavithi Bangkok mengatakan, dia menangani pasien virus corona perempuan berusia 71 tahun dari Cina dengan memberinya kombinasi obat anti-HIV dan flu. Dia mengatakan pasien itu sebelumnya sudah diberi obat anti-HIV saja.
• Takut Virus Corona 15 Wisman Tiongkok Ogah Pulang, Ajukan Perpanjangan Izin Tinggal di Manado
"Saya menangani pasien dengan kondisi yang parah, dan hasilnya sangat memuaskan. Kondisi pasien kini membaik dengan cepat dalam 48 jam. Dan hasil pemeriksaan juga menunjukkan perubahan dari yang tadinya dia positif corona menjadi negatif dalam 48 jam juga," kata Atipornwanich, seperti dilansir laman CNN.
Pejabat Kesehatan Thailand menuturkan dalam jumpa pers, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan di sistem pernapasan pasien tadi sudah tidak ada lagi jejak virus corona.
Dr Anthony Fauci, direktur Institut Nasional untuk Penyakit Menular dan Alergi di Institut Kesehatan Nasional AS, mengatakan kepada CNN pekan lalu, sejauh ini belum ada bukti obat yang manjur untuk menangani corona. Sejumlah rumah sakit di Beijing juga dilaporkan memberi obat anti-HIV kepada sejumlah pasien yang terpapar corona, namun belum diketahui bagaimana hasilnya.
Kabar ini tentunya menjadi semacam angin segar bagi kita. Artinya, masih ada kesempatan untuk sembuh.(*)
• Terlibat Penipuan Berkedok Ivenstasi Bitcoin, Anggota TNI Dihadapkan di Pengadilan Militer
• Novel KPK Dapat Penghargaan Internasional
• Polisi Tangkap Orang yang Merekam Kondisi Korban Virus Corona di RS Wuhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tiga-pekerja-medis-di-wuhan-diperbolehkan-pulang-3476347.jpg)