Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

'Novel KPK' Dapat Penghargaan Internasional

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan mendapat penghargaan dari Internasional

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
KOMPAS.com GARRY ANDREW LOTULUNG / RYNA ARYADITA UMASUGI
Pelaku penyerangan Novel Baswedan menyebut Novel sebagai pengkhianat, Sabtu (28/12/2019). Namun, ia bungkam ketika tiba di Bareskrim Polri.  

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan mendapat penghargaan dari Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF).

Pemkab Serahkan 154 Sertifikat Tanah ke Pembudidaya Ikan Air Tawar

Novel Baswedan diundang untuk datang ke acara penghargaan tersebut pada 11 Februari di Putrajaya Marriott Hotel, Putrajaya, Malaysia. Undangan tersebut dilayangkan oleh founder PIACCF Dato Muhammad Salim Sundar pada 29 Januari 2020.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Novel dianggap sosok yang pas, mengingat kasus teror penyiraman air keras yang menimpa dirinya. Ditambah lagi, sambung Ali, otak intelektual yang mendalangi penyerangan terhadap Novel Baswedan belum juga diketahui hingga kini.

"Hingga kini dua matanya tak bisa melihat dengan normal," kata Ali kepada wartawan, Selasa (4/2).

PIACCF dibentuk dengan tujuan untuk mendukung pegawai lembaga antirasuah yang menjadi target atau yang terancam jiwa, keselamatan, atau kehormatannya, karena memiliki komitmen dalam penyidikan dan pemberantasan korupsi.

Tujuan pembentukan organisasi ini juga untuk memperkuat dukungan kolektif internasional kepada praktisi antikorupsi dalam memitigasi ancaman dan intimidasi dengan memberikan bantuan dan dukungan lain.

Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota di Indonesia Besok Rabu 5/2/2020: Wilayah Ini Hujan Petir di Siang Hari

Ali menjelaskan, penyerangan terhadap Novel memang telah menjadi perhatian dunia internasional. Pertama, Amnesty International memaparkan penyerangan ini di Kongres Amerika Serikat pada Kamis, 25 Juli 2019.

Memang, Manajer Advokasi Asia Pasifik Amnesty International Francisco Bencosme pernah memaparkan penyerangan terhadap Novel dalam forum 'Human Rights in Southeast Asia: A Regional Outlook' yang diselenggarakan di Subkomite Asia, Pasifik, dan non-proliferasi Komite Hubungan Luar Negeri Dewan Perwakilan AS.

Kemudian akhir tahun lalu, tepatnya pada 16 Desember 2019, Novel hadir dalam Sidang PBB di Gedung CR6 Gedung ADNEC, Abu Dhabi, Uni Emirates Arab.

Kala itu, Novel berbicara dalam sebuah sesi khusus tentang perlindungan bagi lembaga antikorupsi dan pegawainya. Sesi ini adalah bagian dari konferensi yang dihadiri sejumlah negara penandatangan konvensi PBB antikorupsi atau COSP-UNCAC.

"Komisi Pemberantasan Korupsi berterima kasih atas perhatian dari berbagai pihak yang mendukung kerja-kerja pemberantasan korupsi. KPK juga terus dan tetap berkomitmen terhadap perlindungan pegawai dalam pelaksanaan tugas," kata Ali.

Novel Baswedan pun sudah menyatakan akan menerima penghargaan tersebut. Ia beranggapan penghargaan itu diperolehnya atas presentasi dalam konferensi di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab beberapa waktu lalu.

“Mungkin didasarkan dari pemaparan saya sewaktu di The United Nations Convention Against Corruption. Konferensi itu dilakukan di Abu Dhabi, Uni Emirates Arab,” kata Novel saat dimintai konfirmasi, Jumat (31/1) lalu.

9 Hal Tentang King Of The King: Mengaku Anggota TNI, Sebut Nama Prabowo, hingga Harta Bung Karno

Seperti yang diterima Tribunnews, undangan yang ditandatangani Dato Muhammad Salim Sundar selaku pendiri PIACCF, itu berbunyi: "Kami ingin mengucapkan selamat kepada Anda karena terpilih sebagai salah satu dari penerima penghargaan untuk tahun 2020."

Seperti diketahui, Novel Baswedan adalah penyidik KPK yang menjadi korban penyiraman air keras sehingga sebelah matanya tak mampu melihat. Hingga kini, Polri telah menetapkan dua tersangka. (ham/tribunnetwork/cep)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved