Editorial Tribun Manado

Cap Tikus Rasa Kopi

Keberhasilan Jack Daniel’s bisa jadi inspirasi bagi produk lokal seperti cap tikus. Bagaimana mereka bisa mempertahankan cita rasa lokal.

Cap Tikus Rasa Kopi
Tribunmanado
Cap Tikus 1978 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jack Daniel’s sudah masyhur sebagai merek minuman beralkohol. Kendati produknya tersebar ke seantero dunia, namun minuman ini hanya dibuat di kota kecil Lynchburg di negara bagian Tennessee, Amerika Serikat. Selama dua abad tak pernah pindah tempat.

Ada beberapa alasan mengapa pembuatan wiski ini tetap di kota itu. Satu di antaranya, lembah tempat penyulingan wiski terbebas dari zat besi. Selain itu, suhu di Lynchburg juga mendukung serta tersedia sumber mata air yang dingin.

Bahan untuk wiski Jack Daniel’s semuanya lokal. Campurannya jagung, gandum, dan gandum hitam. Bahkan, arang, bahan yang digunakan dalam proses produksi juga dibuat secara lokal. Tak heran, Jack Daniel’s dikenal sebagai merek Amerika paling otentik.

Keberhasilan Jack Daniel’s bisa jadi inspirasi bagi produk lokal seperti cap tikus. Bagaimana mereka bisa mempertahankan cita rasa lokal. Perjalanannya sebagai sebuah merek begitu panjang. Produk yang sudah berusia 200 ratus tahun.

Bisnis minuman beralkohol masih menjanjikan. Isabel Blasco, Direktur Interbrand Mexico City, dalam tulisannya di 2018, menyebutkan, pasar minuman beralkohol global diperkirakan akan mencatat CAGR sebesar 3,1 persen dalam periode 2018-2023.

CAGR kependekan dari the compound annual growth rate atau tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata investasi selama jangka waktu tertentu yang lebih dari satu tahun.

Isabel Blasco juga menekankan tentang inovasi, hl yang juga dilakukan oleh Jack Daniel’s, perusahaan yang sudah beroperasi dua abad itu. Perusahaan ini terus berinovasi, terutama dalam segi pemasaran.

Isabel Blasco menyebutkan, Jack Daniel’s adalah contoh luar biasa tentang bagaimana melibatkan konsumen dengan seni bercerita melalui asal-usul, keaslian, dan tradisi merek. Inovasi mendukung pertumbuhan industri.

Baca: Olly Buat 50.000 Petani Cap Tikus Bangga, ‘Cap Tikus 1978 Perkenalkan Varian Rasa Kopi

Baca: Cap Tikus Kini Mulai Merambah ke Mancanegara, Sentuhan yang Berbeda dengan Inovasi Kemasan yang Unik

Baca: Mengenal Sejarah Cap Tikus dan Istilah Pancing Dulu hingga Anggapan Orang Bisa Tingkatkan Nafsu

Hal lainnya adalah inovasi produk sesuai dengan tren dan kebutuhan konsumen. Merek-merek yang "melayani lebih baik" kebutuhan konsumen dan tren pasar adalah yang terkuat dan paling dihargai. Sebagai contoh, saat ini masyarakat memperhatikan aspek kesehatan.

Cap Tikus 1978 sebagai sebuah merek tampaknya menyadari tentang perlunya inovasi. Dalam helatan Sulut Expo 2019 di Smesco Exhibition & Convention Hall, Jakarta, mereka memperkenalkan varian rasa baru yakni Cap Tikus Kopi.

Inovasi membantu perusahaan mencapai audiens target mereka. Nah, tantangannya adalah bagaimana mengomunikasikan produk dan pesan ke konsumen. Tak mudah mengubah image cap tikus menjadi produk yang premium. Inovasi di bidang pemasaran diperlukan.

Mengutip Isabel Blasco, “Komitmen merek terhadap inovasi adalah kunci tidak hanya untuk pertumbuhan tetapi juga untuk mendapatkan relevansi dan diferensiasi bagi konsumen.” (*)

Baca: Polisi Tangkap Enam Orang Terkait Rencana Rusuh Aksi Mujahid 212

Baca: Bocah Berat 110 Kg Meninggal Kesakitan

Baca: Bus vs Truk, 36 Orang Tewas dan 36 Lainnya Cedera

Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved