Breaking News:

Anggota DPR

Sosok Hillary Brigitta Anggota DPR RI Termuda, Tak Akan Sia-siakan Amanah Rakyat, Begini Misinya

Karena tidak bisa dipungkiri, melihat latar belakang, saya baru berusia 23 tahun, paling muda.

Tribun Bali/Dwi Saputra
Hillary Lasut jadi salah satu anggota DPR RI termuda yang dilantik untuk periode 2019-2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hillary Brigitta Lasut menjadi salah satu dari tiga anggota DPR RI termuda yang terpilih untuk periode 2019-2024.

Usia Hillary sekarang baru 23 tahun, menjadi anggota termuda untuk kursi DPR RI. 

Lalu, apa yang akan diperjuangkannya Hillary di parlemen? 

Diketahui, pada Sabtu 31 Agustus 2019, KPU menetapkan 575 caleg anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024. Anggota DPR terpilih yang paling muda berusia 23 tahun.

Ada tiga anggota DPR RI termuda yang berusia 23 tahun yaitu Hillary Brigitta Lasut (Partai NasDem dapil Sulawesi Utara), Muhammad Rahul (Partai Gerindra dapil Riau), dan Farah Puteri Nahlia (PAN dapil Jabar).

Hillary Brigita lahir di Manado, Sulawesi Utara, 22 Mei 1996. Banyak pihak yang menilai Brigitta masih terlalu belia untuk menjadi politisi. 

Hillary Lasut (kiri) bersama sang ayah.
Hillary Lasut (kiri) bersama sang ayah. (TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS)

Apalagi untuk duduk di kursi DPR RI, yang menjadi panggung politisi senior di negeri ini.

Namun demikian, ia mengaku tidak minder ketika nanti sudah bekerja di parlemen.

Meski terhitung belia, ia siap bekerja dalam bidang legislasi, penganggaran, maupun pengawasan sebagaimana tugas DPR RI bersama politisi lain yang jauh lebih senior.

"Menurut saya, hubungan dan komunikasi politik yang baik dengan rekan satu fraksi, senior-senior, dan sesama anggota DPR dari berbagai komisi tentunya akan sangat membantu merealisasikan apa yang jadi aspirasi dan kepentingan rakyat," katanya saat dihubungi Tribun, Minggu (1/9).

BERITA POPULER:

Baca: Tak Tahu Kapan Menjemput Ajal, 5 Artis Ini Telah Siapkan Perlengkapan Kematian

Baca: Pesulap Bernama Pak Tarno Menikah Dengan Pramugari Cantik, Ini Kisahnya

Baca: Belum Sempat Lakoni Debut Bareng Atalanta, Eks Pemain Liverpool Sudah Akhiri Kontrak

Dunia politik memang tak asing bagi Hillary. Bagaimana tidak, sang ayah dan ibunya berkecimpung di dunia politik.

Ayahnya adalah Dr. Elly Engelbert Lasut, Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024.

Elly Lasut juga pernah menjabat Bupati Kepulauan Talaud selama dua periode, yakni pada 2004-2009 dan 2009-2012.

Hillary Lasut Raih Gelar Master Of Law
Hillary Lasut Raih Gelar Master Of Law (istimewa/FB)

Ibunda Hillary adalah Telly Tjanggulung, mantan Bupati Minahasa Tenggara periode 2008-2013.

Setelah terpilih sebagai wakil rakyat, Hillary ingin merealisasikan aspirasi masyarakat di DPR RI. Selama ini, kata dia, banyak aspirasi masyarakat menguap begitu saja. Hal itu terjadi karena banyak faktor.

"Jujur saja banyak kejadian di mana aspirasi rakyat tidak terealisasi karena misalnya tidak selesai-selesainya penyusunan RUU, atau birokrasi dan tahapan yang berbelit-belit, sehingga harus dilihat dulu dari situasinya, jalur mana yang harus diambil, komunikasi politik, atau tindakan tegas meminta perombakan sistem atau revitalisasi aturan," katanya.

Hillary mengatakan akan fokus pada dua hal saat duduk menjadi anggota DPR nanti, yakni pendidikan dan kesehatan.

Ia ingin meningkatan kualitas pendidikan di Sulut yang menurutnya masih tertinggal. Hal tersebut tampak dari rendahnya warga Sulut yang lolos tes CPNS.

Dalam bidang kesehatan, menurutnya tenaga medis di Sulut masih kurang dan tidak merata.

Banyak pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit yang lokasinya cukup jauh karena keterbatasan alat dan tenaga medis.

Oleh karena itu setelah dilantik menjadi anggota DPR pada 1 Oktober 2019 nanti, Hillary berharap dapat duduk di kursi Komisi 10, sesuai dengan tujuannya menjadi anggota DPR.

Baca: Foto Bareng Ahok dan Sean Purnama, Tampilan Puput Nastiti Devi Jadi Sorotan

Baca: Dramatis, Nikita Mirzani Buat Ayu Ting Ting dan Para Host BROWNIS Menangis Karena Hal Ini

Baca: Pantesan Tajir, Ternyata Ini 7 Pabrik Uang Atta Halilintar Selain Honor Miliaran Dari YouTube

Atau paling tidak menurutnya, bisa bekerja di Komisi 3 sesuai dengan latar belakang pendidikannya yakni Magister Hukum Universitas Washington.

"Tapi semuanya diserahkan kepada partai atau fraksi Nasdem nanti," ujarnya.

Ia mengaku sudah tidak sabar duduk menjadi anggota DPR yang pelantikannya dilakukan pada 1 Oktober 2019 mendatang.

"Saya tidak sabar untuk menunjukan bahwa mereka tidak salah memilih saya," ujarnya.

Terpilih menjadi anggota DPR dengan usia muda, lanjut Hillary, merupakan tanggung jawab besar, khususnya kepada 70 ribu masyarakat Sulawesi Utara yang memilihnya pada Pemilu Legislatif 2019.

Ia mengatakan meskipun usianya tergolong belia untuk menjadi politisi, namun ia berani beradu dengan politisi senior untuk urusan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Saya tahu persis kalau soal ketulusan hati memberi diri buat rakyat, saya yang masih seumur jagung ini boleh diadu dengan yang senior," ujarnya.

Terpilihnya menjadi anggota DPR menurut Hillary membuktikan bahwa masyarakat Indonesia menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika.

Masyarakat tidak menilai latar belakang kesukuan atau ras dalam memilih wakilnya di DPR RI.

Oleh karena itu ia bertekad tidak akan menyia-nyiakan amanah dari masyarakat tersebut.

"Karena tidak bisa dipungkiri, melihat latar belakang, saya baru berusia 23 tahun, paling muda, saya seorang perempuan dan dari kaum minoritas Nasrani, suku Minahasa, masih ada darah keturunan Tiong Hoa, dan dibesarkan di daerah terpencil perbatasan ujung Indonesia di Kabupaten Talaud, dan kenyataan ini harusnya jadi tantangan tersendiri buat saya," ungkapnya.

Hillary mengaku bersyukur terpilih menjadi anggota DPR RI.

Cita-citanya menjadi politisi dapat terkabul. Menurutnya perjuangan untuk meyakinkan masyarakat agar memilihnya menjadi anggota DPR tidaklah mudah.

"Tidak mungkin masyarakat tergerak memilih saya tanpa campur tangan Tuhan. Saya memahami bahwa ini adalah tanggung jawab besar, saya harus mempertanggungjawabkannya di hadapan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya. (tribun network/fik/wly)

Baca: Menteri BUMN Diganti, Diduga Ada Kebijakan Strategis, Langgar Perintah Jokowi?

Baca: VIDEO VIRAL Bocah 10 Tahun Disetubuhi Paksa, Pura-pura Tanya Alamat hingga Lari Berdarah-darah

Baca: Setelah Diautopsi Jenazah Rindy Dibawa ke Minsel, Sang Ibu Histeris

*Sumber Tribun Bali

Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved