Berita Kriminal

Setelah Diautopsi Jenazah Rindy Dibawa ke Minsel, Sang Ibu Histeris

Tangisan terdengar di ruang jenazah RS Bhayangkara, Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (31/08/2019) tadi.

Setelah Diautopsi Jenazah Rindy Dibawa ke Minsel, Sang Ibu Histeris
TRIBUN MANADO/JUFRY MANTAK
Setelah Diautopsi Jenazah Rindy Dibawa ke Minsel, Sang Ibu Histeris 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tangisan terdengar di ruang jenazah RS Bhayangkara, Karombasan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (31/08/2019) tadi.

Di mana, ibunda dari Rindy Rondonuwu (21), warga Desa Ranomea, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulut, yakni Helena Pangi, saat tiba di ruang jenazah langsung histeris.

"Indy, kemarin kamu telpon ibu, kamu bilang pakaian kamu sudah dua hari tidak diganti, ibu menyuruh kamu untuk ganti pakaian, tapi kenapa jadi begini," teriak sang ibu dari korban yang baru tiba dari Halmahera.

Sempat diceritakan ibu dari korban, di mana dia bersama suaminya memang sedang tinggal di Tobelo, Halmahera, untuk mencari nafkah.

"Tiap hari Indy menelpon saya, bahkan kadang dia video call ke saya, dia selalu bercanda dengan saya lewat video call," katanya.

Lanjutnya, terakhir Rindy menelponnya, Jumat (30/08/2019) sore, sampai malam hari.

"Indy kalau video call sama saya itu paling cepat dua jam. Kadang dia mengatakan kalau rindu dengan kami," bebernya sambil meneteskan air mata.

Tambahnya, mereka mendapat informasi lewat telpon bahwa anak mereka sudah meninggal.

"Setelah ditelepon saya juga melihat kondisi anak saya di facebook, kenapa ini harus terjadi Indy," sesal ibu korban.

Terpantau wartawan tribunmanado.co.id, setelah selesai autopsi, sekitar pukul 14.00 Wita, keluarga korban langsung membawa jenazah ke Desa Ranomea, dengan menggunakan ambulans.

Halaman
12
Penulis: Jufry Mantak
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved