Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Seorang Jurnalis

Teror Pok Pok di Manado

Kamis manis berubah menjadi darah dan ketegangan, saat saya nonton film itu bersama ratusan orang di Lippo Plaza Manado. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Handout/Tribunnews
SONGKO - Songko "Go Public". Hantu dari Minahasa ini menasional lewat pemutaran film "Songko" yang mulai tayang di bioskop sejak Kamis (23/4/2026).  

Tapi dasar orang Manado, ketakutan hanya suatu sisi. 

Sisi lainnya adalah rasa kepo. Rasa ingin tahu yang kelewat besar membuat kampung itu justru didatangi banyak warga yang penasaran dengan Pok Pok. 

Saya coba bercerita dari tulisan teman wartawan saya. 

Malam (30/9/2010). Jarum jam menunjuk pukul 22.30 Wita. 

Gelap mencekam di salah satu sudut yang tak jauh dari pusat kota Manado.

Ada lampu jalan tapi belum seterang saat ini. 

Namun suasana bak siang. Ada banyak orang yang berkerumun. 

Jalan depan lorong penuh dengan sepeda motor dan mobil yang parkir. 

Ada hening sejenak lantas keriuhan pecah. Heboh. Semua orang berteriak bersahut-sahutan.

"Napa dia so datang ulang (Ini, dia datang lagi)," ucap ratusan warga serentak seperti koor.

Dan memang benar Pok Pok itu muncul. 

Wartawan menjadi saksi kemunculannya. 

Terlihat seperti ada bola api yang melayang- layang di udara sekitar  jarak 20 meter. 

Bola api ini berwarnah merah ke-oranyean.

Sesekali ia mendekat ke kerumunan warga, namun sesekali juga ia menjauh.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved