Ia juga membenarkan, penyebab karena hujan deras, ditambah lagu pohon yang akarnya sudah lapuk.
Di Kota Bitung, Sulawesi Utara, tepatnya di Kelurahan Kakenturan II, Kecamatan Maesa, ada kisah hidup Fredy Pudi (68) dan istrinya, Yuliana Lontolawa
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai memang dikenal sebagai sosok yang suka membantu warga kurang mampu.
Randito Maringka dikenal sebagai seorang politikus yang telah dua kali duduk di kursi DPRD Kota Bitung.
Randito bersama Jacinta telah dikaruniai tiga anak. Kamis (24/4/2025), Randito Maringka merayakan hari ulang tahun ke-29.
“Dalam waktu dekat kami akan melelang enam unit kapal barang rampasan perkara perikanan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap,” ujar Yadyn.
“Seluruh hasil penjualan langsung ini akan disetorkan langsung ke kas negara," ucap Yadyn.
Pelaku inisial ML mengancam warga sekitar sekitar pukul 23.00 Wita, Senin (21/4/2025). Kini ML ditangkap Polres Bitung.
Hal tersebut sebagaimana dikatakan, Wali Kota Bitung, Hengky Honandar melalui Sekretaris Kota Bitung Rudy Theno.
Kajari menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Pengadilan Negeri Bitung dalam menjaga kelancaran jalannya proses hukum
Selain itu, semua gagang pintu toilet laki-laki dan perempuan rusak, sehingga menyulitkan dan mengganggu kenyamanan pengguna.
Perbuatan tersebut dilakukan sebanyak lima kali di rumah orang tua pelaku di Perum Korea, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari.
Cap Tikus dari Sulawesi Utara tersebut akan diselundupkan ke wilayah Maluku Utara, namun berhasil digagalkan Polres Bitung.
Kasus penganiayaan yang terjadi di depan Rumah Makan Amoy, Kelurahan Girian, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut).
Lurah saat ditemui di kantornya mengatakan, sejak Januari 2023 menjabat di wilayah tersebut sudah mengetahui cerita Josua Lahama.
Ketua TP PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, menyampaikan pesan inspiratif yang menggetarkan semangat kaum perempuan.
Patroli dilaksanakan Minggu 20 April 2025 dimulai pukul 22.00 Wita sampai Senin 21 April 2025 pukul 06.00 Wita.
“Tindakan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada malam hari,” ujar AKBP Albert Zai.
Setiap hari, sepulang sekolah, Josua Lahama bekerja sebagai buruh bangunan dan pengangkut sampah.
Dengan mata yang jernih namun penuh kelelahan. Josua menceritakan bagaimana harus mencari uang untuk membeli beras dan memenuhi kebutuhan hariannya.