Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulawesi Utara

Berita Populer Sulawesi Utara: Penyebab Harga Kopra Naik, Pengacara AGK Sebut Nama 14 Saksi Fakta

Daftar berita populer di Sulawesi Utara yang jadi sorotan hingga hari ini, Selasa 3 Juni 2025.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Glendi Manengal
Kolase Tribun Manado / Meta AI
POPULER SULUT - Berita populer di Sulawesi Utara hingga hari ini, Selasa (3/6/2025). Penyebab harga kopra terus naik, Pengacara AGK sebut nama 14 saksi fakta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Daftar berita populer di Sulawesi Utara yang jadi sorotan hingga hari ini, Selasa 3 Juni 2025.

1. Penyebab Harga Kopra Naik di Sulawesi Utara

Saat ini harga kopra di Sulawesi Utara sedang gacor-gacornya.

Hal itu diungkap oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara, Aidil.

Aidil menjelaskan, hal ini tak lepas dari daya beli petani di Sulawesi Utara yang semakin baik. 

Angka Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada Bulan Mei 2025 naik 3,92 persen.

Pada Bulan Mei 2025, NTP Sulawesi Utara menjadi 131,14. Pada bulan sebelumnya, NTP Sulawesi Utara bernilai 126,19. 

Kenaikan NTP disebabkan Indeks Harga yang diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 2,97 persen.

Sementara Indeks Harga yang dibayar Petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 0,92 persen. 

"Adapun NTP secara Year to Date (YTD) atau tahun kalender mengalami kenaikan sebesar 9,75 persen," ungkap Aidil, Senin (2/6/2025). Baca selengkapnya

2.  Pengacara Minta Hakim Hadirkan 14 Saksi Fakta, Nama Olly dan Steven Disebut

Sidang praperadilan dengan pemohon Asiano Gemmy Kawatu (AGK) terhadap Polda Sulut atas pengusutan kasus dugaan penyimpangan dana hibah GMIM berlangsung sengit, Senin (2/6/2025) di ruang sidang Pengadilan Negeri Manado.

Kuasa hukum AGK yakni Santrawan Paparang meminta Hakim menghadirkan 14 orang sebagai saksi fakta.

"Kami minta hadirkan Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie, mantan Gubernur Sulut Olly Dondokambey, mantan Wagub Steven Kandouw, Rio Dondokambey, Ketua Sinode GMIM Hein Arina, mantan Sekprov Steve Kepel, mantan Karo Kesra Feredy Kaligis, mantan Kepala BKAD Pemprov Sulut Jeffry Korengkeng," katanya.

Nama lainnya yang diminta dihadirkan adalah Sekretaris GMIM Evert Tangel, mantan Sekprov Edwin Silangen dan mantan Sekprov Praseno Hadi.

Termasuk ketua BPK RI perwakilan Sulut Bombit Agus Mulyo, kepala perwakilan BPKP Sulut Bambang Ari Setiono 
dan ketua KPU Sulut Kenly Poluan.

Menurut Santrawan, kehadiran para saksi fakta ini penting untuk menjernihkan fakta. Baca selengkapnya

3. Info PLN Hentikan Aliran Listrik Sementara

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved