Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perceraian di Sulut

Angka Perceraian di Sulut Tinggi, Pengamat Sosial Sebut Medsos Hanya jadi Kambing Hitam 

Bahkan, sudah ada ratusan pasangan di Sulut yang berpisah meski baru memasuki bulan kelima di 2025. 

Penulis: Nielton Durado | Editor: Indry Panigoro
kolase tTribun Manado/hoFerdi Guhuhuku/Tribunmanado.co.id/Dok. Tribun Jogja (Kolase Tribun Manado)
PASUTRI CERAI - Kolase foto Meike Imbar, Pengamat Sosial Sulawesi Utara (Sulut) yang menyebut medsos hanya jadi kambing hitam dan kolase ilustrasi perceraian. 

Salah seorang wanita yang enggan disebut namanya, bercerita, ia hendak mengurus cerai dari suaminya.

Sang suami ketahuan berselingkuh.

"Ia juga sudah tidak memberi nafkah pada saya dan anak saya," kata dia.

Si wanita mengaku sesungguhnya berat bercerai.

Pertimbangannya adalah sang anak.

"Tapi mau bagaimana lagi, saya harus move on, meski itu berat," katanya. (Nie/Art)

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved