Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Daeng Anpes

Cerita Daeng Anpes Selama 126 Hari Perjalanannya dari Makassar hingga Manado dengan Berjalan Kaki

Daeng Anpes menceritakan beberapa hal yang ia dapati selama perjalanannya dari Kota Makassar, Sulsel hingga Kota Manado, Sulut.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Dokumen TribunManado.co.id/Facebook Tribun Manado/Tangkap Layar Video/Videografer E. Horman (Lalisa)
DAENG ANPES - Potret Daeng Anpes (pakai topi) di salah satu tempat penginapan di Manado, Selasa (11/2/2025). Ia bersama dua rekannya telah finish di Zero Point, Manado, Sulut, Rabu (12/2/2025) pagi. Setibanya di titik finish, Daeng Anpes menceritakan pengalaman selama 126 hari perjalanannya dari Makassar hingga Manado dengan berjalan kaki. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Banyak sekali suka dan duka yang saya alami selama perjalanan sampai tiba pagi ini" cerita Daeng Anpes, si pejalan kaki lintas provinsi dari Kota Makassar-Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Kota Manado-Sulawesi Utara (Sulut).

Setibanya di garis finish Zero Point Manado pada Rabu (12/2/2025) pagi, Daeng Anpes menceritakan beberapa hal yang ia dapati selama perjalanannya dari Kota Makassar hingga Kota 'Tinutuan'.

Daeng Anpes mengaku sangat terharu dengan sambutan warga di sepanjang perjalanan dari Makassar Sulawesi Selatan menuju Manado Sulawesi Utara.

Tempuh perjalanan selama 126 hari, Daeng Anpes mengaku banyak pengalaman berharga yang ditemuinya.

"Saya diajar habis-habisan oleh mental dan keadaan, namun tetap berjuang sampai di garis finish," ujar Daeng Anpes, saat tiba di Zero Point, Kota Manado, Rabu pagi.

Pria asal Maros-Sulsel ini menjelaskan, selama perjalanan ia memastikan aman dan terkendali, tidak ada tindakan kriminal.

"Lewat hutan tidak ada rumah, namun saya tetap aman artinya orang-orang Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara sangat baik-baik,' jelasnya.

DAENG ANPES - Potret Daeng Anpes saat finish di Zero Point, Manado, Sulut, Rabu (12/2/2025) pagi. Setibanya di titik finish, Daeng Anpes menceritakan pengalaman selama 126 hari perjalanannya dari Makassar hingga Manado dengan berjalan kaki.
DAENG ANPES - Potret Daeng Anpes saat finish di Zero Point, Manado, Sulut, Rabu (12/2/2025) pagi. Setibanya di titik finish, Daeng Anpes menceritakan pengalaman selama 126 hari perjalanannya dari Makassar hingga Manado dengan berjalan kaki. (Ferdi Guhuhuku/Tribunmanado.co.id.)

Baca juga: Berita Populer Sulut: Daeng Anpes Finish di Zero Point Manado, 126 Hari Jalan Kaki dari Makassar

Daeng Anpes secara khusus berterima atas sambutan warga Manado.

"Saya sangat berterima kasih khusus kepada masyarakat Kota Manado Sulut yang menyambut saya sebagai pendatang, torang samua basudara (kita semua bersaudara)," jelas Daeng Anpes.

Ia juga meminta maaf karena perjalanannya membuat kemacetan panjang di Kota Manado.

"Saya minta maaf ini sudah diluar kehendak, saya tidak bisa menahan warga yang ikut mengantar sehingga terjadi kemacetan," pungkas pria bernama lengkap Andi Muhammad ini.

Aksi Daeng Anpes yang melakukan perjalanan dari Sulawesi Selatan ke Sulawesi Utara ini menjadi perhatian publik selama berbulan-bulan.

Selama empat bulan lebih dengan menempuh jarak sekitar 1800 kilometer, Daeng Anpes dengan semangat yang tinggi tanpa kata menyerah, bertahan hingga garis finish.

Usaha dan semangat dari Daeng Anpes ini lantas memukau banyak orang, tak terkecuali ratusan bahkan ribuan warga masyarakat di Pulau Sulawesi.

Sepanjang perjalanannya itu, Daeng Anpes disambut hangat oleh hampir semua masyarakat yang berada di rute yang ia lewati.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved