Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Daeng Anpes

Sosok Daeng Anpes, Pria Maros Viral Jalan Kaki dari Makassar ke Manado, Tempuh Perjalanan 126 Hari

Daeng Anpes adalah pria asal Maros yang viral jalan kaki dari Makassar Sulawesi Selatan ke Manado Sulawesi Utara.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Dokumen TribunManado.co.id/E. Horman (Lalisa)
DAENG ANPES - Potret Daeng Anpes (pakai topi) di salah satu tempat penginapan di Manado, Selasa (11/2/2025). Ia bersama dua rekannya telah finish di Zero Point, Manado, Sulut, Rabu (12/2/2025) pagi. Daeng Anpes adalah pria Maros yang viral jalan kaki dari Makassar ke Manado selama 126 hari. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah sosok Daeng Anpes.

Daeng Anpes adalah pria asal Maros yang viral jalan kaki dari Makassar Sulawesi Selatan ke Manado Sulawesi Utara.

Daeng Anpes atau pria dengan nama asli Andi Muhammad itu tengah jadi perbincangan publik.

Pria 29 tahun itu memutuskan untuk menempuh perjalanan luar biasa berjalan kaki dari Makassar menuju Kota Manado, Sulawesi Utara, dengan tekad kuat dan harapan besar.

Perjalanan Anpes dimulai pada 21 September 2024.

Bersama dua rekannya, Asnur (24) dan Randi (16), mereka meninggalkan Maros dengan hanya membawa kebutuhan seadanya dan semangat yang membara.

Mereka berbagi cerita perjalanan melalui siaran langsung di aplikasi TikTok, yang perlahan menarik perhatian netizen.

Namun, perjalanan ini jauh dari mudah.

Selain menghadapi tantangan fisik, persahabatan mereka diuji oleh berbagai drama.

Di hari ke-63, saat mereka telah mencapai Pasangkayu, Sulawesi Barat, salah satu rekannya, Asnur, memutuskan untuk mundur karena alasan keluarga dan kembali ke Makassar.

Misinya bukan hanya untuk memecahkan rekor perjalanan kaki terjauh di Indonesia, tetapi juga untuk membuktikan keramahan masyarakat Sulawesi di setiap daerah yang ia singgahi.

Selama perjalanan panjangnya, Daeng Anpes mengalami berbagai suka dan duka.

Dari hujan deras, terik matahari, hingga kelelahan fisik, semuanya ia hadapi dengan tekad yang kuat.

Yang menarik, ia hanya mengenakan sandal jepit yang harus diganti berkali-kali saat sudah tipis.

Sepanjang perjalanan, Anpes tidak hanya berjalan kaki tetapi juga mempromosikan daerah-daerah yang dilewatinya melalui media sosial.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved