Breaking News
Sabtu, 9 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Viral Kasus Perbudakan Seorang Gadis di NTT, Dirudapaksa Sejak SD Sampai Punya Anak

Kabar ini sudah ramai diperbincangkan di media sosial sejak beberapa hari belakangan.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com
Ilustrasi. 

Menurut Polres Sumba Timur, penyidikan masih mandek karena pelaku tidak kooperatif.

"Terlapor sudah diundang untuk melakukan pemeriksaan di Polres sebanyak 2 kali, namun tidak hadir," lanjutnya.

Baca juga: Gempa Terkini Siang Ini Minggu 27 Oktober 2024, Info BMKG Baru Saja Terjadi di Laut

Baca juga: Arti Mimpi Pakai Seragam Tentara, Bisa Jadi Pertanda Baik, Ini 5 Tafsir Mimpinya

Namun demikian, Polres Sumba Timur berjanji akan melanjutkan proses penyidikan sesuai aturan yang berlaku.

"Selanjutnya, kami akan tetap melaksanakan prosedur penyidikan sesuai dengan aturan yang berlaku."

"Mohon dukungan dari Sobat Polri agar kasus ini dapat segera terselesaikan."

"Apabila ada informasi terkait kasus tersebut, dapat menghubungi kami di hotline 085137371183. Terima kasih Sobat Polri."

Viral di Media Sosial

Kasus tersebut lantas viral di media sosial dan dibagikan sejumlah akun di berbagai platform.

Salah satunya, dibagikan ulang oleh akun X (twitter) @dhemit pada Sabtu (26/10/2024).

"Pencabulan dan Perbudakan anak Masihkan hukum di Indonesia berpihak pada rakyat kecil??? Cat warrior Saat mode jempol racing on," tulis akun tersebut.

Hingga saat ini, unggahan tersebut telah ditayangkan ribuan kali dan dikomentari puluhan warganet.

Tidak hanya itu, kasus tersebut juga menuai beragam komentar dari warganet dan tidak sedikit yang terkejut dengan praktik perbudakan tersebut.

"Dah g heran klw dsana, aku prnh tinggal disana 5 thn. Tetanggaku jg punya hamba dan tiap tahun hamil n g tau siapa yg menghamili, yg d sayangkan knp perbudakan masih ada d negara ini," tulis akun @krisnawati.

"Wah kalau laporan mandek brarti bisa dinpertanyakan itu ada apa? Bisa di lapor sampai ke kapolda kupang itu boar diusut tuntas," akun @frans ikut mengomentari.

"olong spil itu raja di sumba timur dlu...soalnya setau sy yang di panggil raja..hanya di bebrapa wilayah,,dan yang lain it hanya istilah bangsawan/maramba...tidak semua it raja," akun @meypono menambahkan.

Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved