Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengacara Magang Dilecehkan

Pengacara Laporkan Pengacara Atas Dugaan Kasus Rudapaksa di Manado Sulawesi Utara

Kemudian korban diajak ketemuan di salah satu tempat makan di Kawasan Megamas Manado. Di sana korban ditemani anaknya.

|
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Ferdi Guhuhuku
Seorang perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial L (39), bersama pengacaranya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Seorang perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial L (39) diduga menjadi korban rudapaksa oleh dua oknum pengacara berinisial AT dan TM.

Peristiwa tersebut terjadi pada 8 Juni 2024 di salah satu penginapan di wilayah Bahu, Kecamatan Malalayang.

L mengaku sebagai pengacara magang yang diajak ketemuan oleh pelaku AT untuk membahas sebuah kasus.

Kemudian korban diajak ketemuan di salah satu tempat makan di Kawasan Megamas Manado.

Di sana korban ditemani anaknya.

Awalnya mereka membahas sejumlah agenda, namun tidak berujung pada sebuah kasus sebagaimana kesepakatan pertemuan.

Selanjutnya, pelaku mengajak korban untuk menghadiri pertemuan bersama beberapa orang di sebuah klub di Megamas.

Korban pun mengiyakan karena ada beberapa orang yang ia kenal dalam pertemuan tersebut.

Sesampainya di tempat tersebut, korban menyuruh sang anak untuk menunggu sambil beristirahat di dalam mobil.

Di dalam lokasi, korban bertemu dengan pelaku TM.

Baca juga: Kronologi Resmob Polda Sulawesi Utara Tangkap Terduga Pengepul Anjing, Bakal Dibawa ke Pasar

Baca juga: Lirik Lagu Semesta Bernyanyi - GMS Live, Kau yang Merajut Segala Kehidupan

Mereka sempat menenggak minuman keras.

Namun saat meneguk minuman untuk ke tiga kalinya, korban mengaku langsung hilang kesadarannya.

"Saya bukan pertama kali ini minum, tapi herannya baru minum ke tiga kalinya saya langsung hilang kesadaran. Kemudian sempat sadar sedikit ketika saya dibopong masuk ke sebuah penginapan oleh dua pelaku tersebut. Saya tanya ke dia salah satu pelaku anak saya mana? Saya dibawa kemana? Dia cuman jawab kamu istirahat saja sebentar. Terus saya dibawa masuk ke kamar yang tidak begitu besar, ada dua kasur di dalamnya. Saya dibaringkan terus saya hilang kesadaran lagi," jelas L saat diwawancarai Tribumanado,co,id, Selasa (6/8/2024).

Ia sempat sadar dan melihat kamar dalam kondisi gelap.

Korban kemudian pergi ke kamar mandi dan melihat penampilannya yang sudah acak-acakan.

Seorang perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial L (39) diduga
Seorang perempuan asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial L (39), bersama pengacaranya.

"Di situ saya langsung teriak ke mereka, kalian buat apa ke saya? Tapi pas keluar dari kamar mandi saya langsung ditarik oleh dia pelaku AT kemudian didorong ke kasur. Saya diperkosa tapi kondisi itu saya masih lemas saya tidak ada kekuatan untuk melawan," tutur korban sambil menangis.

Korban sempat melihat pelaku TM juga berada di sampingnya.

"Kemudian saya lihat yang satunya pelaku TM sudah siap-siap mau menindik saya, di saat itu kemudian saya ada kekuatan untuk mendorong dia. Saya langsung ambil tas dan blazer dan langsung lari keluar. Waktu lari itu memang masih dalam lemas juga cuma sedikit ada kekuatan," jelas korban.

AT dan TM sempat mengejar dirinya sampai keluar penginapan, namun beruntung ada tukang ojek yang bantu.

"Saya langsung memanggil ojek online dan minta diantarkan ke Kawasan Megamas ke tempat anak saya menunggu di mobil. Setelah itu saya langsung meminta diantarkan membuat laporan di Polresta Manado," ucapnya.

Baca juga: Lirik Lagu Cara Tuhan yang Ajaib - Yan Josua

Baca juga: Chord dan Lirik Lagu Cinta Sandal Jepit - Inggar Bagus Wibisana

Peristiwa ini sudah dilaporkan L ke Polresta Manado dengan Surat Tanda Terima Pengaduan Nomor 909/VI/2024/SPKT/RESTA MANADO.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol May Diana Sitepu, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Rencana hari Kamis akan kita gelarkan perkaranya," singkat May.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved