Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Jakarta 2024

Pilkada Jakarta Diprediksi Sengit, Ridwan Kamil dan Kaesang Berpeluang Maju Menantang Anies Baswedan

Nama-nama populer seperti Ridwan Kamil dan Kaesang Pangarep disebut-sebut akan maju menantang Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.

Kolase Tribun Manado/Istimewa
Pilkada Jakarta Diprediksi Sengit, Ridwan Kamil dan Kaesang Berpeluang Maju Menantang Anies Baswedan 

Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman mengatakan sampai saat ini partainya masih memperhatikan dinamika politik di lapangan.

"Kami masih mencermati situasi politik dan akan terus turun ke basis-basis mendengar apa yang menjadi keinginan masyarakat sebelum mengambil keputusan," ujar Andi, dilansir dari tribunnews.com, Jumat (26/7/2024).

Andy mengatakan nantinya akan ada kejutan di Agustus 2024 terkait Pilkada 2024.

"Agustus akan ada kejutan," ucapnya.

Kejutan Ridwan Kamil

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa partainya segera memutuskan nasibnya akan maju di Pilkada Jakarta atau Jawa Barat.

Setidaknya ada tiga tanggal yang menjadi waktu pengumuman dan sudah ditentukan Golkar.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menyatakan bahwa tiga tanggal yang ditentukan tersebut sudah ditentukan pada Agustus 2024 mendatang. 

"Tanggal 8-16-22. Kalau Golkar itu ada tiga jendela. Jendela tanggal 8, jendela tanggal 16, jendela tanggal 22," kata Kang Emil di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2024).

Eks Gubernur Jawa Barat itu mengatakan bahwa cepat atau tidaknya keputusan yang diambil Golkar tergantung dari dinamika politik. Namun yang paling cepat, keputusan akan ditentukan pada 8 Agustus 2024.

"Berarti kalau nggak ada dinamika tanggal 8 agustus, kalau masih ada dinamika 16, kalau masih ada dinamika lagi tanggal 22. Karena pendaftaran kan tanggal 27-28," jelasnya.

Hingga saat ini, kata Kang Emil, koalisi Indonesia maju masih sedang melakukan diskusi mendalam mengenai penentuan nasibnya. Hal yang pasti, ia nantinya akan taat apapun keputusan Golkar dan KIM.

"Saya itu fatsun taat pada partai dan koalisi. Idealnya ya, idealnya koalisi KIM ini menang di Pilpres, menang juga di Pilkada. Tapi kan kenyataan di bawah enggak mudah, membahasakan satu frekuensi plek begitu," jelasnya.

"Ada daerah-daerah termasuk Jabar dan DKI itu masih berhitung. Berhitung tuh dari mana cagubnya di KIM, siapa wakilnya. Nah itu Jakarta Jabar itu masih dalam pembahasan itu," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved