Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penyakit Antraks di Gorontalo

Nasib Penjualan Sapi di Gorontalo Pascaisu Antraks, Dijual Segini Per Kilogram

Meskipun kabar tentang kasus antraks tengah viral, penjualan daging sapi di Kota Gorontalo ternyata tidak terpengaruh.

Editor: Alpen Martinus
Bintang.com
Ilustrasi sapi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa hari belakangan ini, Provinsi Gorontalo diterpa isu penyakit antraks.

Namun pemerintah segera melakukan klarifikasi terhadap isu tersebut.

Banyak yang beranggapan bahwa isu tersebut akan berpengaruh terhadap pejualan daging sapi di Gorontalo.

Baca juga: Heboh di Gorontalo, Apakah Penyakit Antraks Bisa Menular Antarmanusia? Ini Penjelasannya

namun ternyata isau tersebut tak mempengaruhi penjualan daging sapi di Gorontalo.

Itu lantaran pemerintah Gorontalo sudah memberikan jaminan terhadap kondisi kesehatan sapi sebelum dipotong.

Dinas Peternakan Gorontalo selalu melakukan kontrol terhadap ternak sapi.

Sehingga kesehatan hewan sebelum dipotong sudah dipastikan sehat.

Meskipun kabar tentang kasus antraks tengah viral, penjualan daging sapi di Kota Gorontalo ternyata tidak terpengaruh.

Penyebab utama sepinya pembeli adalah bencana banjir yang melanda Kota Gorontalo sejak beberapa waktu lalu.

Ibrahim Nango, seorang penjual daging sapi di Pasar Sentral, mengungkapkan bahwa ia telah mendengar berita tentang antraks.

Namun, ia menambahkan bahwa jumlah pembeli di lapaknya tidak mengalami perubahan signifikan sejak kabar antraks menyebar.

"Dengan atau tanpa antraks, sama saja. Tetap sepi sejak banjir kemarin," ujar Ibrahim kepada TribunGorontalo.com pada Jumat (19/7/2024).

Meskipun penjualan tidak terpengaruh, Ibrahim mengaku sedikit was-was dengan adanya berita antraks.

Ia berkomitmen untuk selalu memastikan daging yang dijualnya aman untuk dikonsumsi dengan memastikan daging tersebut sesuai dengan standar penjualan.

"Kami selalu memastikan sapi yang akan dipotong sehat dan tidak sakit," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved