Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Kisah CIA Ingin Lengserkan Soekarno tapi Gagal, Anggap Indonesia Condong ke Komunis

Di masa pemerintahan Presiden Soekarno, berbagai gejolak politik hingga berujung pemberontakan bersenjata dari beberapa kelompok yang bersebarangan.

|
Editor: Rizali Posumah
Kompas/Julian Sihombing
Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno. CIA pernah gagal dalam operasi melengserkan Soekarno. Operasi pelengseran Soekarno dilancarkan karena CIA menilai Indonesia cenderung ke Komunis. 

Selanjutnya, satuan militer Indonesia yang setia dengan Soekarno mendarat di kedua pulau dengan hasil sebagian pemberontak menyerah dan sisanya melarikan diri ke hutan.

Dulles tak menyangka skenarionya gagal total, dan menawarkan pengiriman pasukan Amerika untuk membantu melakukan operasi.

Namun, Pentagon menolak permintaan untuk melawan tentara Indonesia.

Faktanya, meski memiliki kesetiaan kepada Soekarno, militer Indonesia memiliki ideologi Anti-Komunis yang kuat.

Pasalnya, konfrontasi langsung dengan Amerika secara tidak langsung bisa mengalihkan simpati para jenderal Indonesia ke Uni Soviet.

Allen Dulles mengancam presiden Eisenhower bahwa Indonesia akan "dikomunisasi". Hingga menuntut intervensi militer.

Namun di bawah pengaruh pejabat militer yang lebih moderat, Presiden Eisenhower menyatakan menghormati urusan dalam negeri Indonesia.

Sementara itu, Soekarno memperlihatkan senjata Amerika yang dirampas dan mengumumkan intervensi rahasia Amerika.

Namun, CIA yang gelap mata tidak berpikir untuk mengakhiri operasi tersebut.

CIA mengirim armada pembom B-26 dan Allen Dulles memutuskan untuk menggunakannya melawan Soekarno.

B-26 tidak hanya memberikan senjata dan amunisi kepada pemberontak tetapi juga mengebom pulau Sulawesi.

Selama serangan udara, Amerika menderita kerugian pertama mereka.

Sebuah B-26 ditembak jatuh, seluruh awaknya tewas.

Namun, hal itu tidak menghentikan CIA. Pengeboman terus berlanjut!

Di Indonesia, sentimen anti-Amerika mulai meningkat pesat. Bahkan pendukung Dulles yang paling setia pun menuntut diakhirinya kampanye tersebut.

Sementara itu, tentara Indonesia menangkap pilot pesawat CIA ke-11 yang ditembak jatuh.

Ia adalah Allen Pope, seorang kulit putih Amerika, seorang veteran yang berpartisipasi dalam beberapa operasi rahasia CIA.

Ketika Pope digeledah, satu set dokumen lengkap ditemukan, termasuk lisensi pilot, misi dari delapan penerbangan sebelumnya, instruksi rahasia CIA dan kartu keanggotaan klub pangkalan angkatan udara.

Hal ini merupakan pukulan telak bagi CIA sehingga memaksa organisasi tersebut memerintahkan seluruh mata-matanya di Indonesia untuk segera menghentikan operasi tersebut.

Artikel ini disadur dari: https://intisari.grid.id/read/034097887/film-panas-dan-operasi-militer-upaya-gagal-cia-lengserkan-soekarno?page=all, dan https://intisari.grid.id/read/034097803/kecerdikan-soekarno-perdaya-dua-negara-adidaya-dicap-cia-berbahaya?page=all

 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved