Pembunuhan Bemo di Manado
Fakta Baru Pembunuhan Bemo di Manado, Tombak yang Digunakan Bemo Menyerang Opal Diserahkan ke Polisi
Fakta baru kasus pembunuhan preman Bemo di Manado, Sulut. Barang bukti berupa tombak diserahkan ke Polisi.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Ia menuturkan dari keterangan tersangka, anak dari Bemo yang bernama Choki ada di TKP saat pembunuhan.
Sedangkan para saksi dari keluarga korban mengatakan Choki tak berada disana.
"Kita harus lakukan dua versi karena ada perbedaan pendapat soal kronologi," ungkap dia.
Hingga saat ini rekonstruksi pembunuhan Bemo masih terus berlanjut.

Polisi tak Izinkan Warga Masuk
Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo salah satu preman di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), akan digelar Jumat 26 Januari 2024.
Dari informasi yang diperoleh Tribunmanado.co.id, rekonstruksi akan dilaksanakan pada pukul 15.00 Wita.
Meski begitu, banyak keluarga dari Bemo yang datang ke Polresta Manado tak diizinkan masuk.
Petugas penjagaan pun tak memberi izin bagi warga yang tak berkepentingan untuk masuk ke Polresta Manado.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu saat dikonfirmasi mengatakan rekonstruksi akan digelar siang ini.
"Iya kita gelar siang ini," ujarnya.
Namun, ia mengatakan masih menunggu para saksi untuk melakukan rekonstruksi.
"Ada beberapa saksi yang belum datang. Jadi kami masih menunggu," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Bemo tewas ditikam pada Minggu 17 Desember 2023.
Ia ditikam oleh pelaku yang diketahui bernama Noval Nur (40).
Korban dan pelaku diketahui tinggal di kelurahan yang sama. (TribunManado.co.id)
Video Terkait Kasus Pembunuhan Bemo
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.