Pembunuhan Bemo di Manado
Fakta Baru Pembunuhan Bemo di Manado, Tombak yang Digunakan Bemo Menyerang Opal Diserahkan ke Polisi
Fakta baru kasus pembunuhan preman Bemo di Manado, Sulut. Barang bukti berupa tombak diserahkan ke Polisi.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Rekonstruksi tersebut dilaksanakan pada Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado.
Rekonstruksi dibagi dalam dua versi. Versi pertama menurut keterangan tersangka Noval Nur (40) alias Opal.
Sedangkan versi kedua menurut saksi dari yang ada di TKP.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu mengatakan rekonstruksi dilakukan dalam 23 reka adegan.
Adegan dimulai dari rumah korban yang datang bersama anaknya ke rumah pelaku.
"Hari ini ada 23 reka adegan yang kami lakukan. Mulai dari korban keluar rumah hingga tewas di TKP," ujarnya.
Ia menuturkan dalam proses rekonstruksi tersebut pihaknya melakukan pengawalan ketat.
Bahkan Polresta Manado tak mengizinkan keluarga korban dan tersangka masuk melihat rekonstruksi.
"Kita kawal ketat. Karena memang ada potensi gesekan," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Bemo tewas ditikam pada Minggu 17 Desember 2023.
Ia ditikam oleh pelaku yang diketahui bernama Noval Nur (40).
Korban dan pelaku diketahui tinggal di kelurahan yang sama.

Opal Tersangka Pembunuhan Bemo Preman Manado Tersenyum
Noval Nur (40) alias Opal, tersangka pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo, akhirnya dihadirkan saat rekonstruksi, Jumat 26 Januari 2024.
Saat keluar dari sel tahanan Polresta Manado, pria asal Kecamatan Singkil, Kota Manado, ini nampak tersenyum.
Opal dikawal ketat oleh tim Delta ROTR Polresta Manado.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.