Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Fakta-fakta Mahfud MD Akan Mundur dari Menko Polhukam: Disarankan Ganjar hingga Beri Kode saat Debat

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyatakan bakal segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Polhukam.

|
Tribunnews.com
Cawapres nomor urut 2 Mahfud MD menilai Ganjar lebih unggul dari Anies dan Prabowo di debat Capres ketiga pada Minggu (7/1/2024) kemarin. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD menyatakan bakal segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Sejumlah fakta Mahfud MD yang bakal mundur dari Menko Polhukam pun tersaji.

Pasalnya, dengan demikian Ia akan meninggalkan Kabinet Indonesia Maju (KIM) pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: 4 Alasan Warga Jarang ke Malalayang Beach Walk Manado, Ada yang Merasa Risih

Pernyataan mundurnya Mahfuf tersebut, disampaikannya saat menanggapi pertanyaan anak muda Semarang, Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan “Tabrak Prof!”, Selasa (23/1/2024).

“Kami generasi muda butuh kepastian. Berkaitan statement sore tadi, Pak Ganjar menyarankan Prof Mahfud agar terhindar dari conflict of interest, beliau menyarankan Prof Mahfud untuk mundur saja dari kabinet. Kami ingin ketegasan sikap Prof Mahfud,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan tersebut, Mahfud menjawab tegas, apa yang disampaikan oleh Ganjar itu adalah kesepakatan mereka berdua sejak awal.

"Apa yang disampaikan Pak Ganjar ke publik sore ini (Selasa) adalah kesepakatan saya dan Pak Ganjar sejak awal, bahwa saya pada saat yang tepat nanti pasti akan mengajukan pengunduran diri secara baik-baik,” tuturnya.

Berikut fakta-faktanya Mahfud yang menyatakan segera mundur dari Menko Polhukam:

1. Alasan Mahfud Tak Mundur Sejak Awal Jadi Cawapres

Mahfud lantas membeberkan alasannya tak mundur dari awal dari jabatannya sebagai menteri Presiden Jokowi tersebut karena tak ada larangan yag mengharuskan hal itu.

Dalam hal ini, Mahfud berusaha memberikan contoh agar pejabat negara tidak menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

“Tapi upaya percontohan itu tidak berhasil,” ucapnya, Selasa.

Karena hal tersebutlah, Mahfud memutuskan akan mengundurkan diri saat waktu yang tepat, dengan tetap memastikan masa transisi berlangsung dengan baik.

"Tinggal tunggu momentum, karena masih ada tugas negara yang harus saya jaga," kata Mahfud.

2. Tanggapan Presiden Jokowi

Menanggapi rencana pengunduran diri Mahfud itu, Presiden Jokowi mengatakan hal tersebut merupakan hak dari cawapres pendamping Ganjar tersebut.

Presiden Jokowi juga mengakui akan sangat menghargai hal itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved