Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wisata di Manado

4 Alasan Warga Jarang ke Malalayang Beach Walk Manado, Ada yang Merasa Risih

Karmen, salah seorang pembeli, mengaku risih ketika tiba di MBW karena segera didekati oleh sekitar sepuluh penjual dengan membawa menu mereka

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado
MBW Sepi Pengunjung. Warga ungkap 4 alasan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap apa alasan sejumlah warga kini jarang mengunjungi MBW atau Malalayang Beach Walk Manado Sulawesi Utara.

Padahal tempat wisata di pintu masuk Kota Manado ini dulu setelah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu ramai setiap hari, bahkan saat hujan sekalipun.

Ternyata ada beberapa kekurangan di MBW menurut warga.

Berikut 4 alasan dari warga, kenapa jarang kunjungi MBW.

1. Jaringan Internet

Salah satu alasan saat ini kenapa warga jarang ke MBW adalah terkait jaringan internet.
Menurut warga sinyal internet di MBW lemah.

Ini menjadi kendala di beberapa tempat di sekitar MBW, seperti di monumen bola dunia.

Menurut Harry, seorang warga yang ada dilokasi mengeluh tentang sulitnya sinyal internet di area tersebut.

"Disini signal internet kadang hilang-hilang, kalau telepon biasa saja kadang suaranya putus-putus," jelas Harry.

2. Makanan Kurang Enak

Alasan kedua warga jarang kunjungi MBW adalah makanan yang ditawarkan oleh penjual UMKM di MBW dianggap kurang enak.

Meskipun banyak penjual menyediakan beragam menu, namun beberapa pengunjung, seperti Firma dan Yudha, mengeluhkan kualitas makanan yang dijual belum sebanding dengan yang tersedia sebelum MBW direnovasi.

"Kalau dipikir, sebelum direnovasi, makanan yang dijual lebih enak dibandingkan sekarang. Ini sesuai selera ya, tapi kalau saya rasa, makanan sekarang sudah turun kualitasnya dibandingkan sebelum direnovasi," kata Yudha.

3. Penjual Kurang Ramah

Alasan lainnya adalah pelayanan yang kurang memuaskan dari beberapa penjual.

Beberapa warga tidak ingin mengunjungi MBW lagi karena para penjual yang dinilai kurang ramah.

Karmen, salah seorang pembeli, mengaku risih ketika tiba di MBW karena segera didekati oleh sekitar sepuluh penjual dengan membawa menu mereka.

"Kendaraan saya saja belum parkir, tapi sudah ada sekitar 10 orang yang sudah menunggu membawa menu makanan ditangan mereka. Padahal saya masih mau jalan-jalan dulu di area MBW, tapi saya rasa tidak nyaman karena beberapa dari mereka terus mengikuti dari belakang," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved