Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Opini

Bakaca Diri: Jenderal Berhati Domba

Bagi Guan Yu, moral mestinya lebih daripada sekadar aturan hukum, apalagi bila hukum itu diselewengkan oleh para penguasa dan lingkup istana sendiri.

walpaperup.com
Aktor Donnie Yen memerankan tokoh utama jenderal Guan Yu dalam film The Lost Bladesman. 

Caocao sangat menggaumi ilmu dan kesetian Guan Yu ini pada Liu Bei, musuh bebuyutan Caocao sendiri. Caocao tak mampu membujuknya untuk bergabung dalam kubunya, termasuk sudah diberi penghargaan kehormatan dan jabatan tinggi. Akhirnya Caocao melepaskannya walau disarankan untuk ditahan karena khawatir dia akan menjadi lawan berbahaya laksana serigala yang ganas dan haus darah. Saking kagumnya pada Guan Yu, Caocao yang sedang menjadi pengendali kerajaan, berujar: "Memang banyak orang adalah serigala, tetapi Guan Yu adalah serigala yang berhati domba." Caocao tetap berharap satu saat Guan Yu akan balik bergabung dengannya.

Dalam perjalanannya membawa serta istri Liu Bei keluar dari wilayah Wei untuk dibawa kembali ke markas sang suami di wilayah Shu, Guan Yu menghadapi banyak halangan, termasuk diserang sepasukan yang telah mendapat surat lewat merpati berisi utk segera mengahabisinya. Guan Yu mampu sendiri menghabisi para penyerangnya dengan pedang tombak naganya.

Setelah mengetahui bahwa jenderal Guan menghabisi banyak jenderal yang pro padanya, maka Caocao heran apa penyebabnya. Ternyata adalah perintah raja Xi sendiri. Caocao tahu integritas Guan Yu, yang tak akan membunuh lawan tak bersalah tanpa alasan. Maka Caocao menjadi marah kepada para penasihat kerajaan, sampai hendak menghabisi mereka yang dianggapnya berkhianat padanya. Seorang penasihat mengingatkan Caocao bahwa lebih baik dikecewakan daripada mengecewakan orang lain.

Sesaat menjadi tenang kembali, teringatlah Caocao akan alasan Guan Yu menolak untuk tinggal dalam kerajaan yang menurutnya dikendalikan oleh raja yang masih terlalu muda dan lemah. Dan Caocao memanfaatkan situasi itu menjadikan dirinya sangat berkuasa dan disegani di wilayah Wei. Guan Yu pernah berkata bahwa tidak ada kasih dalam kerajaan itu, dan penegasan Guan Yu itu akhirnya dibenarkan sendiri oleh Caocao, sang jenderal berkuasa itu. Kekuasaanya karena sifat kepemimpinannya yang kuat dan tegas, didukung sejumlah jenderal yang memihak kepadanya dan sangat besarlah pasukan yang dikendalikannya.

Aktris Sun Li yang memerankan karakter Qi Lan dalam film The Lost Bladesman.
Aktris Sun Li yang memerankan karakter Qi Lin dalam film The Lost Bladesman. (walpaperup.com)

Pada kesempatan lain saat mencari adik iparnya yang hilang bersama seorang biksu, Guan Yu diselamatkan jendral bawahan Caocao dari pengadilan rakyat karena mereka mendapat info bahwa dia telah membunuh jendral Wang mereka juga. Guan Yu diam saja dirajam dengan batu dari masyarakat yang tidak mengenalnya, tapi sesaat hendak dihabisi dengan tombak, sekelebat pedang menahan tombak itu. "Jendral Guan tak pernah membunuh orang yang tak bersalah. Lepaskan!"

Tapi kemudian di saat jenderal itu memerintahkan rakyat untuk dieksekusi karena tidak mau memberitahu lokasi biksu dan perempuan itu, justru Guan Yu mencegahnya. Terjadi perdebatan keras, tapi karena Guan Yu memaksa maka Caocao sendiri diminta turun tangan. Dia mengalah, dan bahkan rela dituduh sebagai penjahat demi membela nama baik Guan Yu. "Baiklah, biarlah jenderal Guan Yu tetaplah sebagai pahlawan, dan kalian jangan pernah menyebarkan informasi tentang perbuatan-perbuatan jahat kami, supaya semua keluargamu selamat!"

Setelah bertemu kembali dengan Qi Lin, Guan Yu bertekad untuk mengembalikannya kepada Liu Bei. Namun, untuk itu Guan Yu mesti menuruti lagi kemauan Caocao untuk memenangkan sebuah perang dengan pihak lain dalam perang tiga negara itu yang banyak faksinya. Guan Yu menyanggupi dan hendak mengantarkan terlebih dahulu Qi Lin ke seberang perbatasan.

Dan pada saat perpisahan di batas itu Qi Lin menyatakan cintanya kembali kepada Guan Yu. Perempuan itu merasa tidak ada alasan untuk tidak mencintai jenderal yang sangat berdisiplin dan berdedikasi itu. Namun Guan Yu tetap pada pendiriannya bahkan sengaja menegaskan bahwa walaupun pernyataan cinta Qi Lin tersebut tulus namun bagaimana kalau Guan Yu sendiri tidak mau. Pastilah rasa hormat dan setia pada janji pada saudara angkat itulah yang melatarbelakangi penolakan itu. Hal ini mendorong Qi Lin untuk mengakhiri dirinya dengan pisau dengan menegaskan bahwa tidak patut Guan Yu mengikuti kemauan Caocao untuk berperang di pihaknya lagi, akan membuatnya tambah kuat dan makin menguasai banyak wilayah sehingga bisa membahayakan posisi Liu Bei sendiri. Tapi kembali Guan Yu menyatakan kesetiaannya kepada Liu Bei, dengan bersujud di hadapan sang kekasih, untuk bersiap mati bunuh diri dengan pisau yang dia sudah rebut dari Qi Lin, kalau memang harus dilakukan supaya tidak perlu berperang lagi menuruti kemauan Caocao.

Tapi tiba-tiba ada serangan panah dari pelbagai penjuru memenuhi gerobak. Dan serangan terakhir ini ternyata juga diperintahkan raja sendiri, padahal Caocao sudah berjanji hal keamanan perjalanan Guan Yu sampai ke seberang. Sang adik ipar tewas walau sempat disembunyikan di bawah kereta kerajaan.

Hal ini membuat Guan Yu trenyuh dan kemudian berjuang melawan sampai menghabisi para penyerang yang tak lain adalah pasukan elite pengawal raja sendiri. Bahkan siap menghabisi raja yang turut datang langsung untuk memastikan kematian mereka berdua. Raja sendiri merasa geram kepada Caocao yang suka mengatur sendiri dan masih selalu membela Guan Yu.

Adegan jenderal Guan Yu yang diperankan aktor Donnie Yen dalam film The Lost Bladesman.
Adegan jenderal Guan Yu yang diperankan aktor Donnie Yen dalam film The Lost Bladesman. (walpaperup.com)

Pada saat yang sama datanglah Caocao dan para pengawalnya dan mencegah Guan Yu untuk mengurungkan balas dendamnya itu. Bagaimanapun juga raja tidak boleh dibunuh karena raja berasal dari surga. Demikian alasan raja sendiri yang mulai ketakutan, tapi Guan Yu membalas: "Atas nama keadilan dari surga saya akan membunuhmu, hai raja."

Caocao berusaha membujuk Guan Yu, dengan dalih bahwa kalau raja dibunuh maka banyak pemberontakan akan terjadi dan persatuan tak mungkin terjadi lagi, dan kekacauan akan terus terjadi. Dan karena sangat geram dengan tindakan raja, maka Caocao dengan suara meninggi pertanda marah menambahkan, "Sudaraku, kalau kerajaan sudah bersatu dan damai, maka saya sendirilah yang akan menghabisi raja ini."

Akhir kisah, Guan Yu melanjutkan perjalanan dengan gerobak ditarik kuda perlahan dengan membawa adik ipar yang mengasihinya telah tertembus panah mematikan pasukan raja. "Adik ipar, mari kita pergi."

Dalam narasi penutup, Guan Yu dikisahkan masih berperang selama tujuh tahun di pihak Liu Bei, tapi sesudah pelbagai peperangan akhirnya dia ditangkap dan dieksekusi. Jasad kepalanya dikirimkan kepada Caocao, yang demi rasa kagum dan hormatnya secara khusus mengadakan upacara ritual kebesaran. Dan jenderal Caocao dengan suara tegar dan datar berkata, "Siapa saja yang telah membunuh Guan Yu adalah para serigala berbulu domba!" Siapa saja mereka semua tak lain adalah para pemimpin bahkan termasuk Liu Bei sendiri, menurut Caocao. Dan dengan wajah penuh misteri, dia berpaling kepada penasihat utamanya, "Saya sendiri bukanlah domba!" (*)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved