Mata Lokal Memilih
Pantas Kaesang Pangarep Pilih Gabung PSI Padahal Partai Kecil, Ternyata Punya Tujuan Lain
Kaesang menjelaskan, dirinya masuk PSI justru karena partai berlambang tangan menggenggam bunga ini masih belum menjadi partai besar.
"Tapi izinkan saya melihat dari kacamata yang lain, kacamata optimisme, bahwa politik bila dilakukan secara benar oleh orang yang tepat maka politik akan menjadi sumber kebaikan dan kesejahteraan," jujarnya.
Terinspirasi dari Jokowi
Alasan lain dirinya memilih terjun ke politik karena mengaku terinspirasi dengan Ayahnya sendiri, yakni Presiden Jokowi.
"Terus terang saya masuk politik salah satu inspirasninya Bapak saya sendiri. Saya ingin mengikuti jejak beliau untuk berpolitik untuk kebaikan," katanya.
Kaesang menyebutkan banyak hal yang bisa dicontoh dari Jokowi.
Satu di antaranya, Presiden Jokowi selalu melaksanakan mandat rakyat Indonesia.
"Yang patut kita contoh dari Pak Jokowi adapun beliau tidak pernah lelah melaksanakan amanat rakyat," jelas Kaesang.
Dalam kesempatan itu, Kaesang pun berpamitan ke Jokowi karena lebih memilih perahu yang berbeda di kontestasi politik.
"Kepada Bapak, saya menyampaikan, Saya mau menempuh jalan saya Pak. Semoga Gusti Allah memberkahi jalan yang saya pilih," ujar Kaesang.
Alasan Pilih PSI
Dalam pidato politiknya, Kaesang juga mengungkapkan sejumlah alasan mengapa memilih berlabuh ke PSI.
"Saya jatuh cinta pada PSI, Partai dengan idealisme dan integritas yang kokoh dan konsisten dalam perjuangan anak muda," kata Kaesang.
"Partai ini adalah surplus gagasan brilian, hanya saja butuh energi yang berkali-kali lipat, agar energinya itu tidak hanya menggema di kota-kota tapi juga sampai di pelosok desa," lanjutnya.
Meski tak mudah, Kaesang pun mengaku siap menjadi nahkoda untuk memimpin konsolidasi PSI hingga ke seluruh nusantara.
"Insya Allah saya siap memimpin konsolidasi PSI ke seluruh nusantara,"
"Saya yakin jalan yang saya pilih tak mudah," ujarnya.
(Tribunnews.com/Milani Resti)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com
MK Registrasi 11 Perkara Sengketa Pilkada dari Sulut, Baso Affandi: Hormati Proses Hukum |
![]() |
---|
Ajukan PHPU Pilkada Sulut ke MK, E2L-HJP Pilih Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Menakar Ambang Batas Pertarungan Pilkada Sulut di Mahkamah Konstitusi, Catatan Pengamat Hukum |
![]() |
---|
KPU Tomohon Gelar Bimtek dan Simulasi Aplikasi Sirekap untuk PPK dan PPS Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Mitra Sulawesi Utara Minta Media Awasi Tahapan Pilkada, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.