Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Pantas Kaesang Pangarep Pilih Gabung PSI Padahal Partai Kecil, Ternyata Punya Tujuan Lain

Kaesang menjelaskan, dirinya masuk PSI justru karena partai berlambang tangan menggenggam bunga ini masih belum menjadi partai besar.

|
Editor: Alpen Martinus
Instagram @kaesangp
Kaesang Pangarep. 

"Tapi izinkan saya melihat dari kacamata yang lain, kacamata optimisme, bahwa politik bila dilakukan secara benar oleh orang yang tepat maka politik akan menjadi sumber kebaikan dan kesejahteraan," jujarnya. 

Terinspirasi dari Jokowi 

Alasan lain dirinya memilih terjun ke politik karena mengaku terinspirasi dengan Ayahnya sendiri, yakni Presiden Jokowi. 

"Terus terang saya masuk politik salah satu inspirasninya Bapak saya sendiri. Saya ingin mengikuti jejak beliau untuk berpolitik untuk kebaikan," katanya. 

Kaesang menyebutkan banyak hal yang bisa dicontoh dari Jokowi.

Satu di antaranya, Presiden Jokowi selalu melaksanakan mandat rakyat Indonesia.

"Yang patut kita contoh dari Pak Jokowi adapun beliau tidak pernah lelah melaksanakan amanat rakyat," jelas Kaesang. 

Dalam kesempatan itu, Kaesang pun berpamitan ke Jokowi karena lebih memilih perahu yang berbeda di kontestasi politik. 

"Kepada Bapak, saya menyampaikan, Saya mau menempuh jalan saya Pak. Semoga Gusti Allah memberkahi jalan yang saya pilih," ujar Kaesang. 

Alasan Pilih PSI

Dalam pidato politiknya, Kaesang juga mengungkapkan sejumlah alasan mengapa memilih berlabuh ke PSI.

"Saya jatuh cinta pada PSI, Partai dengan idealisme dan integritas yang kokoh dan konsisten dalam perjuangan anak muda," kata Kaesang. 

"Partai ini adalah surplus gagasan brilian, hanya saja butuh energi yang berkali-kali lipat, agar energinya itu tidak hanya menggema di kota-kota tapi juga sampai di pelosok desa," lanjutnya. 

Meski tak mudah, Kaesang pun mengaku siap menjadi nahkoda untuk memimpin konsolidasi PSI hingga ke seluruh nusantara. 

"Insya Allah saya siap memimpin konsolidasi PSI ke seluruh nusantara," 

"Saya yakin jalan yang saya pilih tak mudah," ujarnya. 

(Tribunnews.com/Milani Resti)

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com 

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved