Mata Lokal Memilih
Pantas Kaesang Pangarep Pilih Gabung PSI Padahal Partai Kecil, Ternyata Punya Tujuan Lain
Kaesang menjelaskan, dirinya masuk PSI justru karena partai berlambang tangan menggenggam bunga ini masih belum menjadi partai besar.
"Dan saya ingin berjuang bersama kawan-kawan yang ada di sini agar di 2024 PSI menjadi partai besar dan di 2024 PSI akan ada di DPR RI," ujarnya.
"Saya yakin arus dan gelombang akan berpihak kepada kita anak muda," kata Kaesang.
Diketahui dari hasil Pemilihan legislatif di Tahun 2019, PSI mendapatkan 1,9 persen dari syarat 4 persen untuk ambang batas parlemen.
Adapun deklarasi Kaesang sebagi ketum PSI ini dibacakan langsung oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
"Memutuskan, menetapkan, pengangkatan saudara Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum DPP PSI periode 2023-2028," kata Grace Natalie.
Kaesang menggantikan posisi Giring Ganesha yang kini ditetapkan menjadi Dewan Pembina DPP PSI.
Selain itu dalam Kopdarnas, Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka juga diangkat menjadi anggota Dewan Pembina PSI.
Alasan terjun politik
Kaesang mengungkapkan alasan mengapa dirinya yang memiliki latar belakang sebagai seorang pengusaha justru memilih terjun ke dunia politik dan bergabung ke PSI.
Kaesang menilai banyak anak muda yang pesimis dengan politik saat ini.
"Pertama, banyak orang itu tanya, ngapain sih saya tuh masuk ke politik? saya sadar banyak anak-anak muda yang pesimis dan sinis dengan politik, saya tidak bisa nyalahin mereka," kata Kaesang, Senin (25/9/2023) malam dikutip dari YouTube KompasTV.
Ia tak menampik bahwa banyak anak muda yang memberikan sentimen negatif terhadap politik, yang disebut sebagai sarang fitnah hingga wadah korupsi.
"Betapa tidak, politik terlanjur diasosiasikan sebagai pusatnya berantem, fitnah, hoaks, korupsi, money politic dan sebagainya," katanya.
Alasan itu lah yang membuat dirinya tergerak untuk membangun citra baik dari politik.
Kaesang mengatakan bahwa politik bisa menjadi ajang bagi anak muda untuk berbuat baik.
MK Registrasi 11 Perkara Sengketa Pilkada dari Sulut, Baso Affandi: Hormati Proses Hukum |
![]() |
---|
Ajukan PHPU Pilkada Sulut ke MK, E2L-HJP Pilih Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Menakar Ambang Batas Pertarungan Pilkada Sulut di Mahkamah Konstitusi, Catatan Pengamat Hukum |
![]() |
---|
KPU Tomohon Gelar Bimtek dan Simulasi Aplikasi Sirekap untuk PPK dan PPS Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Mitra Sulawesi Utara Minta Media Awasi Tahapan Pilkada, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.