Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tomohon Sulawesi Utara

Strategi PDAM Kota Tomohon Atasi Berkurangnya Debit Air Musim Kemarau, Sudah 20 Persen Turun

PDAM Kota Tomohon harus putar otak menyikapi berkurangnya debit air pada musim kemarau.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Hesly Marentek.
Direktur PDAM Tomohon Adrian Ngenget 

Di situ, diterangkan Ngenget, pihaknya menangkap sumber mata air lain dengan menggunakan pipa Kopel.

"Jadi pengoporan sumber mata air di Malimbukar.

Sehingga area yang dilayani instalasi SPAM Malimbukar tak terganggu pelayanannya," terang Adrian Ngenget seraya menambahkan cara yang sama diterapkan di Mata Air Rurukan.

"Di Rurukan ada dua mata air. Yang satu sudah kering. Jadi kita pakai pipa Kopel sambung dari yang ada air ke yang tidak ada air. Satu sumber bisa melayani dua jaringan pipa," terangnya lagi.

Meski demikian, cara tersebut tetap memiliki konsekuensi. Sehingga diterapkan sistem pelayanan setengah hari.

"Kalau secara kedua Jaringan dilayani secara bersama akan mengurangi tekanan air. Jadi kita bagi seperti sistem shift," ujarnya. 

Adapun di Kota Tomohon terdapat 21 sumber mata air. 

Tapi yang dikelola yakni 11 mata air.

"Dari 11 mata air ini hanya 3 kapasitasnya yang besar," tukasnya.

Ngenget berpesan untuk masyarakat Kota Tomohon khususnya pelanggan untuk menggunakan air secara hemat.

"Karena kita tidak pernah tau musim kemarau ini akan sampai, kapan," tandasnya. (hem) 

Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved