Catatan Wartawan
Masa Depan Gereja
Di beberapa daerah, gereja justru sudah tidak digunakan karena penurunan jumlah umat. Di daerah lain, gereja justru menjamur.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Opini oleh: Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ada patung Yesus dan Salib, kemudian cawan.
Tapi itu cawan untuk menampung bir.
Itulah potret sebuah gereja yang dijadikan bar di Atlanta, Georgia, AS.
Sang pemilik, demi sensasi bagi pengunjung, enggan mempreteli salib dan gambar Yesus tersebut.
Minum bir di tempat sakral, sambil menatap gambar Yesus yang dipasang sejajar dengan gambar Elvis Presley, mendatangkan rasa gembira mirip kegembiraan siswa sekolah yang bolos -itu menurut pemiliknya.
Dan ternyata warga suka dengan sensasi berbuat dosa di tempat sakral.
Bar tersebut laris manis.
Ternyata itu bukan satu-satunya gereja yang dijadikan bar, daftarnya banyak di Eropa.
Ada yang sudah mempreteli seluruh simbol Kristen.
Salib dan patung Yesus dicabut, tinggal menyisakan arsitektur barok dan mozaik khas gereja.
Namun, ada pula yang setengah-setengah, setengah gereja, setengah bar.
Ternyata menyediakan bir adalah cara pendetanya agar gereja itu laku.
Usai ibadah, digelar pesta bir.
Kekristenan memang merosot di Eropa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Foto-isak-ibadah-di-gereja-KGPM-Getsemani-Karimbow.jpg)