Mata Lokal Memilih
Parpol di Sulut Hadapi Pemilu 2024, Ferry Liando: Nasdem dan Golkar Harus Berjuang Keras
Pertarungan parpol di Sulawesi Utara jelang Pemilu 2024 sangat keras.Berkaca dari fakta terkini, dari enam kursi DPR RI jatau Sulut
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pertarungan parpol di Sulawesi Utara jelang Pemilu 2024 sangat keras.
Berkaca dari fakta terkini, dari enam kursi DPR RI jatau Sulut, berasal dari 3 parpol saja.
Rinciannya, PDIP tiga kursi, Nasdem dua kursi dan Golkar satu kursi.
Dosen Kepemiluan FISIP Unsrat, Ferry Liando mengungkapkan, baik Nasdem maupun Golkar harus berjuang keras di Pemilu 2024.
"Sebab peluang kedua parpol ini di 2024 tidak sama dgn Pemilu 2019," kata Liando kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (23/05/2023).
Ia menjelaskan, pada 2019 Nasdem didukung empat kepala daerah yaitu Wali Kota Manado; Bupati Minut; Wali Kota Kotamobagu dan Wali Kota Bitung.
Atas dukungan itu Nasdem raih dua kursi. "Dukungan Kepala daerah terhadap suatu parpol sangat mempengaruhi perolehan suara," jelasnya lagi.
Dikatakan, jabatan kepala daerah memiliki kekuasaan memanfaatkan jajaran birokratnya.
Mulai dari kepala dinas hingga aparat kepala lingkungan dimobilisasi sebagai vote getters.
Aparat birokrasi all out mencari dukungan pemilih sebagai taruhan jabatannya di pemerintahan.
Sebagian aparat birokrasi diduga bertugas menyediakan baliho-baliho kampanye dan kemudian memasangnya, ikut membiayai aktivitas tim sukses serta menggunakan kewenangan pelayanan.
Pengalaman di beberapa daerah, sebagian pemilih diduga diancam akan dicoret sebagai penerima fasilitas pemerintah jika tidak memilih caleg yang ditunjuk.
Hampir semua parpol terindikasi dengan cara-cara ini.
"Itulah sebabnya banyak caleg yang di-support wali kota atau bupati dengan mudah terpilih," jelasnya.
Namun demikian, keadaan ini tidak lagi dimiliki oleh Nasdem dan Golkar pada Pemilu 2024.
MK Registrasi 11 Perkara Sengketa Pilkada dari Sulut, Baso Affandi: Hormati Proses Hukum |
![]() |
---|
Ajukan PHPU Pilkada Sulut ke MK, E2L-HJP Pilih Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Menakar Ambang Batas Pertarungan Pilkada Sulut di Mahkamah Konstitusi, Catatan Pengamat Hukum |
![]() |
---|
KPU Tomohon Gelar Bimtek dan Simulasi Aplikasi Sirekap untuk PPK dan PPS Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Mitra Sulawesi Utara Minta Media Awasi Tahapan Pilkada, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.