Manado Sulawesi Utara
Ketua FKUB Sulut Pdt Lucky Rumopa Menilai Pelaku Kasus Pencabulan Tidak Pantas Dapat Remisi
Dari data yang diperoleh Tribunmanado.co.id, di bulan Maret 2023, tercatat ada 1.241 narapidana kasus cabul dan kekerasan terhadap anak.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kekerasan terhadap anak dan pencabulan masih tergolong tinggi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Dari data yang diperoleh Tribunmanado.co.id, di bulan Maret 2023, tercatat ada 1.241 narapidana kasus cabul dan kekerasan terhadap anak.
Sebelumnya pada 17 Agustus 2022 ada 940 narapidana kasus anak menerima remisi.
25 Desember 2022 ada 521 narapidana yang dapat remisi dari pemerintah.
Dan Idul Fitri pada 22 April 2023, sebanyak 391 narapidana kasus pencabulan mendapat pengurangan hukuman.
Total ada 1.852 narapidana kasus cabul yang mendapat pengurangan hukuman dalam 8 bulan terakhir.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Utara (FKUB Sulut), Pdt Lucky Rumopa MTh, minilai tidak pantas pelaku kasus cabul dapat remisi.
Kata dia hal itu merupakan tradisi kekafiran sejak dulu.
Apalagi hal remisi tersebut diberikan saat momen hari-hari suci agama.
"Menurut saya dan pandangan bapak-bapak gereja, hal itu merupakan kekeliruan yang sagat besar," tuturnya.
Pdt Lucky berkata meskpun pemberian remisi bagi palaku kasus cabul merupakan aturan pemerintah. Tetapi satu sisi harus dilihat kasusnya seperti apa.
"Pemberian remisi bagi pelaku merupakan aturan, tetapi satu sisa harus juga dipikiran ada efek jera bagi pelaku," pungkasnya.
Beginya, setiap remisi yang yang diberikan harus ada pertimbangan dan klasifikasi kasus.
"Saya tidak menyatakan setuju dengan remisi, tetapi saya juga minta ada pertimbangan seperti faktor sikolgisnya dan kasusnya berat atau ringan. (Edi)
Baca juga: Pilih Cerai dengan Suami, Junita Ngaku Lelah Jadi Korban KDRT
Baca juga: Ditugaskan Sebagai Caleg PDIP DPRD Sulut, Dapil Minsel Mitra, Remly Kandoli: Siap Jalankan Amanah
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Polda Sulut Buka Suara Terkait Kritikan Warga Soal Bakti Sosial dan Gerakan Pangan Murah di Megamas |
![]() |
---|
Suasana Kantor Polresta Manado Normal: Tak Ada Penjagaan Ketat, Polisi Main Voli di Lapangan |
![]() |
---|
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.