Manado Sulawesi Utara
Megamas dan Pemkot Manado Sulawesi Utara Kerja Sama Atasi Masalah Sampah Plastik
Pemkot Manado dan Manajemen Megamas bekerja sama mengatasi sampah plastik. Megamas Manado akan mengelola sampah di Kota Tinutuan ini.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Permalasahan sampah plastik di Kota Manado, Sulawesi Utaram, masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah.
Demi mencari solusi dari permasalahan ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Manado bekerja sama dengan Megamas Manado untuk mencari solusi masalah sampah.
Kepala DLH Manado, Frangky Porawouw, mengatakan jika pihaknya sudah bekerja sama dengan Pemkot Manado terkait masalah sampah plastik.
Menurutnya, dari kerja sama ini pihak Megamas Manado sepakat untuk mengelola sampah yang ada di Manado.
Hal ini diungkapkan Frangky Porawouw ketika dikonfirmasi Tribunmanado.co.id, Jumat (7/4/2023).
"Kami sudah kerja sama dengan ibu Amelia Tungka, pemilik Megamas terkait sampah plastik," kata dia.
Baca juga: Akibat Cuaca Ekstrem 2 Pohon Tumbang di Airmadidi Minut Sulawesi Utara, BPBD: Tidak Ada Korban
Baca juga: Segini Harta Kekayaan Kepala Dukcapil Manado Julises Deffie Oehlers
"Jadi sampah yang ada di Manado nantinya akan dikelola oleh Megamas, termasuk sampah plastik," ucapnya.
Khusus sampah plastik, Frangky Porawouw mengatakan, dalam sehari kurang lebih ada 20 karung yang dibawa ke Megamas.
"Pengelolaannya di sana. Sehari sampai 20 karung," kata dia.

Ia mengatakan jika kerja sama ini sudah dimulai sejak tahun lalu.
Selain itu, pihak Megamas Manado juga kedepannya akan menambahkan tempat sampah di sepanjang trotoar.
Namun, Frangky Porawaow mengatakan jika masalah sampah plastik di Manado juga datang dari kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah.
Baca juga: Sosok Maryam, Anak Oki Setiana Dewi Jadi Sorotan di Media Sosial, Paras Cantiknya Curi Perhatian
Baca juga: Ibadah Jumat Agung, 8 Anggota Sidi Jemaat GMIM Eben Haezer Kakenturan Minsel Diteguhkan
"Salah satu penyebab sampah plastik ini karena kesadaran masyarakat yang sangat rendah," tutupnya.(*)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Pembuang Sampah Sembarangan yang Viral di Manado Dihukum Penjara Sebulan dan Denda Rp 10 Juta |
![]() |
---|
Harga Daging Babi di Manado Sulawesi Utara Mulai Turun, Bawa Angin Segar Bagi Warga |
![]() |
---|
Fakultas Hukum Unsrat Manado Masih Jadi Favorit, Sejumlah Mahasiswa Beberkan Alasannya |
![]() |
---|
Sering Dianggap Remeh, Segini Penghasilan Tukang Jahit di Manado Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Kisah Fajar, Penjahit di Calaca Kota Manado, Merajut Hidup di Balik Jarum dan Benang selama 30 Tahun |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.