Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Berikut Daftar Barang yang Picu Inflasi Kota Manado Sulawesi Utara 0,75 Persen Pada Maret 2023

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Asim Saputra menjelaskan, dengan adanya inflasi di Bulan Maret

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Asim Saputra menjelaskan, dengan adanya inflasi di Bulan Maret, inflasi tahun kalender Sulawesi Utara sebesar 0,90 persen. 

Penyumbang inflasi terbesar secara year on year (yoy) pada Bulan Maret yaitu bahan bakar minyak (bensin) sebesar 0,9813 persen.

Sementara, khusus di Bulan Maret secara Month to Month (MtM), pendorong inflasi terbesar ialah beras.

Selain beras, ada cabai rawit, tiket pesawat, tomat, bawang putih, ayam hidup, kaos tanpa kerah, cabai merah, Cakalang fufu dan kue basah.

Terkait harga beras, Asim mengatakan, ini perlu jadi perhatian menyusul kondisi gagal panen di sejumlah wilayah di Indonesia.

"Dari sisi beras, ada pergeseran musim panen. Panen belum merata dan puncaknya di April dan Mei. Ketersediaan pasokan ini menjadi kunci," jelas Asim lagi.

Sedangkan komoditas penahan inflasi (deflasi) secara month to month (MtM), yakni bawang merah, parfum, Ikan Bobara, Cakalang, Ikan Tude, Daging Ayam Ras dan Ikan Tindarung.

Dilihat dari inflasi month to month (mtm) Kota Manado menempati urutan keempat inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-11 secara nasional.

Sedangkan secara year on year (yoy) Kota Manado menempati urutan ke-8 di Pulau Sulawesi dan urutan ke-54 secara nasional.

Dari 90 kota pantauan IHK nasional, inflasi year on year (yoy) tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 7,49 persen dan terendah terjadi di Kota Merauke sebesar 3,17 persen. (ndo)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved