Sulawesi Utara
Berikut Daftar Barang yang Picu Inflasi Kota Manado Sulawesi Utara 0,75 Persen Pada Maret 2023
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Asim Saputra menjelaskan, dengan adanya inflasi di Bulan Maret
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Inflasi masih terjadi di Kota Manado, meski persentasenya cukup kecil yaitu 0,75 persen.
Ada dua pemicu paling menonjol terjadinya inflasi di Kota Manado.
Sempat membuat warga termasuk pedagang mengeluhkan hal tersebut.
Baca juga: Dipicu Harga Beras dan Cabai, Kota Manado Mengalami Inflasi 0,75 Persen di Bulan Maret 2023
Harga beras dan cabe yang sempat melonjak tinggi, menjadi penyebabnya.
Meski tak terlalu lama terjadi, namun memang sangat berpengaruh.
namun sebenarnya ada juga barang lain, namun tak terlalu besar pengaruhnya.
Akibatnya, Kota Manado berada di urutan empat inflasi se Sulawesi.
Baca juga: Langkah Pemkab Minsel Berupaya Kendalikan Inflasi, Gelar Pasar Murah hingga Membuat Pos
Kota Manado mengalami inflasi 0,75 persen di Bulan Maret 2023.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Asim Saputra menjelaskan, dengan adanya inflasi di Bulan Maret, inflasi tahun kalender Sulawesi Utara sebesar 0,90 persen.
"Sedangkan inflasi year on year (yoy) sebesar 5,20 persen," jelas Asim Saputra di kantornya, Senin (03/04/2023).
Asim Saputra menjelaskan, dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, secara year on year (yoy) delapan kelompok pengeluaran mengalami peningkatan indeks.
Baca juga: Harga Cabai di Sulawesi Utara Naik, Pengamat Ekonomi Joy Tulung: Harus Kendalikan Inflasi
Kelompok itu yakni transportasi sebesar 17,50 persen; makanan, minuman dan tembakau 7,65 persen; perawatan pribadi dan jasa lainnya 4,59 persen; pakaian dan alas kaki 3,35 persen.
Selanjutnya, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 2,73 persen; kesehatan 0,80 persen; perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,69 persen dan penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,50 persen.
Dua kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: Rekreasi, Olahraga dan Budaya 1,20 persen dan informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,02 persen.
Sedangkan kelompok pendidikan cenderung stagnan.
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.