Sulawesi Utara
Harga Cabai di Sulawesi Utara Naik, Pengamat Ekonomi Joy Tulung: Harus Kendalikan Inflasi
Harga Cabai di Sulawesi Utara kembali mengalami kenaikan.Pengamat Ekonomi Joy Tulung memberikan tanggapannya.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Harga Cabai di Sulawesi Utara kembali mengalami kenaikan.
Biasanya masyarakat membeli dengan harga Rp 50 ribuan sekilo, kini angkanya naik dikisaran Rp 100 ribu sekilo.
Namun meski harganya naik masyarakat tetap membeli, dikarenakan sudah menjadi kebutuhan setiap hari.
Terkait hal tersebut Pengamat Ekonomi Joy Tulung memberikan tanggapannya.
Menurutnya Cabai adalah salah satu komoditas penting bagi perekonomian di Sulawesi Utara.
Oleh karena itu setiap ada kenaikan harga cabai akan turut menyumbang besarnya inflasi bahan makanan yang terjadi di Sulawesi Utara.
"Seperti yang kita ketahu bahwa Inflasi sangat berpengaruh terhadap perekonomian suatu daerah, dan bisa berdampak positif dan negatif, tergantung tinggi rendahnya inflasi tersebut,"jelasnya Jumat (17/3/2023).
Lanjutnya, apabila inflasi pada suatu daerah tinggi maka mempunyai pengaruh negatif, dimana perekonomian akan dirasakan lesu.
Disisi yang lain, apabila inflasi pada suatu daerah rendah dan stabil maka mempunyai pengaruh positif yang artinya dapat mendorong perekonomian menjadi lebih baik.
"Itu merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,"jelas Tulung yang juga Ketua ISEI cabang Manado.
Oleh karena itu menurutnya sangat penting untuk mengendalikan inflasi karena akan menjadi dasar pertimbangan bahwa inflasi yang tinggi dan tidak stabil memberikan dampak negatif kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat.
"Dengan kata lain harga cabai juga tentunya harus diperhatikan dan dikendalikan agar supaya tidak berdampak negatif pada perekonomian Sulawesi Utara," jelasnya. (Ren)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
Baca juga: Potret Keindahan Hutan Mangrove Desa Budo Minut Sulawesi Utara Saat Malam Hari
Baca juga: Pulang Bersama Cewek Cantik Usai Dugem, Seorang Anggota Polisi Tewas Kecelakaan, Videonya Viral
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.