Sulawesi Utara
Pemprov Sulawesi Utara Sediakan Kios Pangan
Tujuan utama launching kios pangan untuk menstabilkan harga pasar, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Contohnya, bawang merah dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram, minyak kelapa untuk ukuran 2 liter dijual dengan harga Rp27 ribu. Dengan upaya ini, maka stabilitas harga pangan akan terjaga,” tandasnya.
Sementara itu, terkait harga yang melambung di pasar, Praseno berencana akan menggerakkan Satgas Pangan untuk turun langsung ke pasar.
Langkah ini, dimaksudkan agar harga tidak dipermainkan pedagang. “Jika didapati ada pedagang yang melakukan permainan harga, maka akan ada sanksi tegas,” sebut Praseno.
Senada disampaikan Kepala Tim Bank Indonesia (BI) Sulut, Ryan Ariefiansyah, pihaknya siap mensupport langkah Pemprov Sulut yang membuka kios pangan.
Karena stabilitas harga akan sangat menentukan pengendalian inflasi.
“Kami memberikan apresiasi atas langkah Pemprov Sulut dengan membuka kios pangan.
Sarana ini, diharapkan dapat mengendalikan inflasi. Bahkan dapat menjaga pasokan dan harga pangan,” tukasnya.
BI juga akan mensupport rencana Pemprov Sulut yang akan turun lapangan untuk memantau harga.
Khususnya harga beras yang mengalami kenaikan signifikan. Di mana beras Bulog dijual sampai Rp12 ribu per kilogram.
“Kami juga akan support langkah Pemprov Sulut untuk memantau harga pasar,” pungkasnya. (Art)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.