Sulawesi Utara
Pemprov Sulawesi Utara Sediakan Kios Pangan
Tujuan utama launching kios pangan untuk menstabilkan harga pasar, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyediakan Kios Pangan.
Hal itu bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Sekprov Sulut Steve Kepel melaunching kios tersebut Senin (13/3/2023) di Teling Pomorrow, Kota Manado.
Menurut Kepel, tujuan utama launching kios pangan untuk menstabilkan harga pasar, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang terjangkau tanpa ada permainan harga oleh pedagang.
“Launching kios pangan ini untuk mengendalikan inflasi di Kota Manado, terutama menjaga stabilitas pasokan dan harga,” ungkap Kepel.
Ia juga menyampaikan dibukanya kios pangan, bukan hanya karena akan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN), tetapi ke depan akan berkelanjutan.
“Kios pangan ini dibuka untuk masyarakat umum, bukan hanya menjelang Idul Fitri tetapi akan berlangsun setiap hari,” ujarnya.
Terkait dengan cadangan beras pemerintah (CBP) yang disiapkan Bulog, ungkap Kepel, juga disediakan di kios pangan dengan harga Rp9 ribu per kilogram.
Sementara harga di pedagang saat ini, ada yang dijual Rp12 ribu per kilogram.
“Kita siapkan beras Bulog 10 ton setiap hari, yang dijual dengan harga Rp9 ribu per kilogram. Jadi masyarakat akan mendapatkan beras dengan harga murah.
Berbeda dengan harga di pasar yang dijual sampai Rp12 ribu per kilogram,” ungkap Kepel sembari menambahkan langkah inovasi untuk mendirikan kios pangan patut diapresiasi.
“Langkah Pemprov Sulut dengan membuka toko atau kios pangan selain koperasi ini patut diapresiasi. Karena harga yang dijual lebih murah dari harga pasar,” tukasnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulut, Praseno Hadi, mengatakan pasokan kebutuhan pangan akan disediakan cukup, setiap harinya.
Mulai dari beras, minyak kelapa, bawang merah, bawang putih, rica (cabai) dan tomat, batang bawang hingga produk kuliner UMKM.
“Kebutuhan pangan yang disediakan di kios pangan, diambil dari petani lokal.
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.