Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

3 Pernyataan Arif Rachman Terbaru, Blak-blakan Sebut Menyesal Miliki Atasan Ferdy Sambo

Simak 3 pernyataan Arif Rachman terbaru di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J berikut ini.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Tribun Manado/ HO
3 Pernyataan Arif Rachman Terbaru, Blak-blakan Sebut Menyesal Miliki Atasan Ferdy Sambo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak 3 pernyataan Arif Rachman Arifin terbaru di persidangan kasus Obstruction of Justice atau perintangan penyidikan dalam kasus kematian Brigadir Yosua alias Brigadir J berikut ini.

Fakta demi fakta terkuak di persidangan seiring diperiksanya sejumlah saksi dan para terdakwa yang terlibat dalam kasus Brigadir J ini.

Salah satu terdakwa Obstruction of Justice, Arif Rachman Arifin kembali disidangkan pada Jumat (13/1/2023) kemarin.

Agenda dalam sidang tersebut adalah sidang agenda pemeriksaan.

Terdakwa Obstruction of Justice, Arif Rachman
Terdakwa Obstruction of Justice, Arif Rachman (KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)

Baca juga: Harapan Ayah Brigadir J Pada Jaksa, Tuntut Hukuman Mati Pelaku yang Merencanakan Membunuh Anaknya

Dalam sidang tersebut, Arif Rachman Arifin memaparkan sejumlah keterangan terbarunya.

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi poin terbaru keterangan Arif Rachman Arifin.

Diketahui Arif Rachman Arifin merupakan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri, anak buah Ferdy Sambo.

Pada sidang itu, Arif Rachman Arifin pun mengungkapkan isi hatinya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus perintangan penyidikan atas tewasnya Brigadir J.

Di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Arif Rachman mengatakan bahwa dirinya menyesal memiliki atasan seperti Ferdy Sambo.

Arif menganggap Ferdy Sambo bukanlah sosok yang melindungi anak buahnya khususnya dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Sebaliknya, mantan Kadiv Propam Polri itu disebut Arif justru mengorbankan para anak buahnya.

Berikut beberapa pernyataan Arif Rachman soal mantan atasannya Ferdy Sambo dalam sidang di PN Jakarta Selatan, Jumat (13/1/2023):

1. Menyesal Punya Atasan Seperti Ferdy Sambo

Arif mengatakan penyesalannya memiliki atasan seperti Ferdy Sambo.

"Menyesal itu saja, kenapa kok bisa punya orang di atas saya yang harusnya menjaga, kemudian tidak menjaga anak buahnya," ujar Arif dalam sidang agenda pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa obstruction of justice kasus kematian Brigadir J, Jumat (13/1/2023).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved