Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Opini

Utang Cina: Menakar Jebakan

Tentunya dua indikasi tersebut di atas semakin memperkuat asumsi bahwa debt trap benarlah bukan wacana saja, melainkan memang sungguh terjadi.

Editor: Aldi Ponge
Yohanis Elia Sugianto
Yohanis Elia Sugianto, Mahasiswa Pasca Sarjana Filsafat STF Driyarkara 

Atas dasar tersebut gagasan debt trap kiranya dapatlah dikatakan sebagai sebuah gagasan naif karena menempatkan secara tak masuk akal China sebagai ‘kreditur licik’ atau ‘kolonialisme modern’, apalagi bila semata berdasar pada kekhawatiran bahwa Hambantota dapat menjadi pangkalan militer yang maju bagi China.

Selain itu, perlulah sebuah keterbukaan bahwa pinjaman diberikan bukan atas dasar paksaan atau terhadap negara lain. Pemberian pinjaman pun dilakukan dalam skema-skema yang disepakati oleh China sebagai kreditur dengan negara-negara peneriman pinjaman. Melabeli pinjaman China sebagai strategi debt trap sama saja dengan menegaskan seolah-olah ada ketimpangan pemikiran dalam diri negara-negara penerima pinjaman, sehingga pinjaman dapatlah menjadi sebuah jebakan. Oleh karena itu, atas gagasan debt trap, satu nasehat indah Goenawan Mohamad yang patutlah diingat senantiasa, yaitu: Stories let us to lie to ourselves (Goenawan Mohamad 2022).

Daftar Pustaka
- Buku
Cai, Peter. Understanding China’s Belt and Road Initiative. Lowy Institute For International Policy, Maret 2017, hlm. 2.
Cheong, Darren. “Debt Traps’ in Southeast Asia: what the Data Say.” ISEAS – Yusof Ishak Institute. Issue 2022, No. 88, 2022, hlm. 4
Tingyang, Zhao. “A Political World Philosophy in terms of All-Under-heaven (Tian-xia).” Sage Journals, Vol. 56. Issue 1, 2009, hlm 9-10


- Laman Internet
“China Kurangi Kapasitas Industri yang Kelebihan Produksi”, https://ipqi.org/chinakurangi-kapasitas-industri-yang-kelebihan-produksi/. Diakses pada 28 Desember
2022.
Chellaney, Brahma. “China’s Debt-Trap Diplomacy”, 23 Januari 2017.
https://www.project-syndicate.org/commentary/china-one-belt-one-road-loansdebt-by-brahma-chellaney-2017-01?barrier=accesspaylog. Diakses pada 7
Desember 2022.
Clover, Charles. “IMF’s Lagarde warns China on Belt and Road debt”, 12 April 2018.
https://www.ft.com/content/8e6d98e2-3ded-11e8-b7e0-52972418fec4. Diakses
pada 7 Desember 2022.
Feng, Zhang. “The Tianxia system: World order in a Chinese Utopia.” Desember 2009,
https://www.globalasia.org/v4no4/book/the-tianxia-system-world-order-in-achinese-utopia_zhang-feng. Diakses pada 20 Desember 2022.
Grestel, Dylan. “It’s a (debt) trap! Managing China – IMF Cooperation Across The Belt
and Road”. https://www.csis.org/npfp/its-debt-trap-managing-china-imfcooperation-across-belt-and-road. Diakses pada 1 Desember 2022.
“Hi Know.” https://hmj-hi.umm.ac.id/id/pages/ir-fact-and-issue-2-7276/belt-and-roadinitiative-sebagai-strategi-konektivitas-china-dalam-globalisasi.html. Diakses
pada 18 Desember 2022.
Lifang. “China unveils int'l development cooperation agency”, 18 April 2018.
http://www.xinhuanet.com/english/2018-04/18/c_137120544.htm. Diakses pada 7
Desember 2022.
“Xi Jinping’s Important Speech at the Peripheral Diplomacy Work Conference.” 25
Oktober 2013. http://www.xinhuanet.com//politics/2013-10/25/c_117878897.htm.
Diakses pada 10 Desember 2022

Tags
utang
Cina
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved