Kabar Korea Utara
Kim Jong Un Eksekusi Mati Perwira Militer Mayor Jenderal Korea Utara, Marah Perintahnya Ditentang
Kim Jong Un menghukum mati seorang perwira tinggi militer karena menentang perintah untuk mengirim bantuan kepada warga.
Penulis: Frandi Piring | Editor: Frandi Piring
yang mengatur transfer uang maupun panggilan internasional.
Kepolisian setempat juga membekuk orang-orang yang ketahuan menyelundupkan barang d perbatasan,
dan berhubungan dengan pembelot di Korea Selatan.
Warga Korea Utara sangat bergantung kepada ponsel
dan kartu selundupan untuk meminta tolong ke dunia luar.
Sumber lain menuturkan, penangkapan semakin tinggi sejak akhir Mei,
di saat negara dilanda krisis pangan dan harga kebutuhan yang makin meroket.
Sebanyak 150 di antaranya ditahan di empat provinsi berbeda,
dan dikirimkan ke pusat indoktrinasi sebagai hukuman.
"Pusat penahanan tersebut penuh orang seperti kawanan kelinci.
Beberapa terpaksa duduk di toilet," kata dia dikutip Daily Mirror Kamis (24/6/2021).
Sumber Pyongyang menjelaskan, penindakan bakal berlangsung selama beberapa bulan
dengan pengawasan di perbatasan diperketat.
Otoritas negara penganut paham Juche itu mendirikan tembok tebal
dan pagar listrik untuk mencegah penyelundupan.
Baca juga: Kim Jong Un Eksekusi Tembak Mati 10 Warga Korea Utara di Depan Umum Gara-gara Telepon Seluler
Baca juga: Kim Jong Un Berubah Drastis Muncul di Depan Publik, Kini Kurus dan Ramping, Kondisi Fisiknya Disorot
(*)