Nasional
Enam Prajurit TNI AL Diduga Keroyok Bos Tempat Cuci Mobil Hingga Tewas, Bisa Dipecat,'Lepas Emosi'
Sebanyak enam prajurit TNI terlibat pengeroyokan kepada warga sipil hingga tewas di Purwakarta, Jawa Barat.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Sikap ksatria tak ditujukkan oleh enam oknum prajurit TNI di Purwakarta.
Bukannya melindungi warga, mereka justru yang melakukan pengeroyokan kepada warga.
Bahkan korban dikeroyok hingga meninggal dunia.
Baca juga: Terkait 6 Oknum Anggota TNI AL Aniaya Warga hingga Tewas, Ini Ancaman Hukumannya Kata Danpuspomal
Foto korban pengeroyokan oknum prajurit TNI AL di Purwakarta, Jawa Barat. (Tangkap layar kanal YouTube KOMPASTV)
Sebanyak enam prajurit TNI terlibat pengeroyokan kepada warga sipil hingga tewas di Purwakarta, Jawa Barat.
Identitas korban tewas bernama Toni, yang merupakan pemilik cucian mobil di Purwakarta.
Atas peristiwa tersebut, para pelaku terancam penjara 10 tahun dan dipecat dari TNI.
Berikut Tribunnews sajikan fakta-faktanya yang dirangkum dari kanal YouTube KompasTV.
Baca juga: Sosok Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Koorsahli Kasad Markas Besar TNI AD, Ini Rekam Jejaknya
Kronologi Kejadian
Komandan Puspomal, Laksamana Muda TNI Nazali Lempo menjelaskan, para pelaku berasal dari TNI Angkatan Laut (AL).
Sementara kronologi pengeroyokan berawal saat orangtua calon istri dari seorang pelaku kehilangan mobil miliknya.
Kemudian pelaku yang bertugas di Polisi Militer AL mengajak lima rekannya untuk membantu pencarian.
Lima prajurit TNI AL itu diketahui sedang melakukan pelatihan sebagai atlet dayung di kawasan Purwakarta.
Kemudian pada 29 Mei 2021, mereka menemukan terduga pelaku pencurian dan langsung membawanya ke wisma atlet.
Baca juga: Daniel Mokotika Senang Saat Tahu TNI Akan Renovasi Rumahnya
Di sinilah korban dianiaya hingga tewas.