Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres 2024

PDI Perjuangan Mulai'Sikut' Ganjar Pranowo, Puan Sindir Soal Rajin Main Medsos

Ketua DPR yang juga elite PDIP Puan Maharani menyindir pemimpin yang hanya eksis di media sosial tapi tidak turun ke lapangan.

Editor: Alpen Martinus
Kolase Tribun Manado / Istimewa
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemilihan Presiden nanti berlangsung pada 2024, namun aksi saling sikut sudah mulai terlihat.

Kali ini muncul dari partai penguasa PDI Perjuanngan.

Hal tersebut terlihat saat Puan Maharani sengaja tidak mengundang Ganjar Pranowo dalam acara di Semarang.

Ketua DPR yang juga elite PDIP Puan Maharani menyindir pemimpin yang hanya eksis di media sosial tapi tidak turun ke lapangan.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kecewa tak Diundang Acara PDI Perjuangan, Dituding Ambisi Pilpres 2024, Kelewatan

Puan Mulai Menyerang, Prabowo Tidak Mau Berkomentar
Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Muhammad Prananda Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan istri Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa saat bersilaturahim di Hari Raya Idul Fitri di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta, Rabu (5/6/2019).(Instagram Puan Maharani)

"Pemimpin menurut saya, itu adalah pemimpin yang memang ada di lapangan dan bukan di sosmed," katanya saat memberikan arahan kepada kader PDIP di Panti Marhaen, Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021).

Meski tak menyebut nama, namun sindiran itu jelas ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Ganjar memang rajin bermain medsos, mulai dari instagram, facebook, sampai youtube.

Menurut kader PDIP ini, dia sudah rajin di medsos sudah sejak masih anggota DPR 10 tahun silam.

Sindiran Puan tentang sosok pemimpin itu, baru pertama kali dia lontarkan baik sebagai kader partai maupun Ketua DPR.

Baca juga: Puan Maharani Dinilai Lebih Pantas Diusung Jadi Calon Presiden dibanding Ganjar Pranowo

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo.
Puan Maharani dan Ganjar Pranowo. (Kolase Tribun Manado / Istimewa)

Selama ini, Puan tidak banyak membuat pernyataan yang bersifat menyerang atau menyindir.

Pernyataannya sebagai politikus cenderung normatif.

Banyak yang menyebut, pernyataannya sebagai sikap untuk bersiap maju dalam pencalonan pada Pilpres 2024.

Meski dalam banyak survei, posisi Puan tidak pernah masuk dalam urutan lima besar.

Namun menurut Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto, elektabilitas seseorang masih dapat berubah sewaktu-waktu,

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved