Breaking News
Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

Cerita Warga Terapkan PPKM, Jam 8 Malam Warga tak Kumpul-Kumpul

Pelaksanaan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali kota Bitung juga Wali kota Bitung terpilih, ketika mendengar testimoni warga terkait pelaksanaan PPKM di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari beberapa waktu lalu. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaksanaan Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala Mikro di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari, Girian Atas dan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung, Provinsi Sulut.

Meninggalkan cerita dari masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Satu di antara ketua RT 2 lingkungan 5 Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari Sarce Pangkey,

mewakili masyarakat menceritakan pengalaman yang dialami selama melaksanakan program PPKM.

Baca juga: Kubu Demokrat Moeldoko Sulut Incar Kader Kosen, Kami Yakin, Hati Ketua DPC Memihak Kami

Baca juga: 54 Peserta Paskibraka Ikuti Seleksi Tahap III

Baca juga: Rachmat Ikuti FGD Program Keamanan Pangan Terpadu

Sarce bilang selama PPKM, tak lepas dari keterlibatan kepala lingkungan (pala),

RT hingga masyarakat sangat menunjang program ini.

Mulai pukul 20.00 wita, masyarakat tidak boleh kumpul-kumpul lebih dari 3 orang, kios, rumah makan dan tempat hiburan juga sudah tutup.

Baca juga: Andi Mallarangeng Ungkap Alasan AHY Dipilih Sebagai Ketum Partai Demokrat: Butuh Lokomotif Baru

Baca juga: Gadis Cantik Hangus Disiram Air Keras Usai Putuskan Mantan Pacarnya, Memprihatinkan Kini Asya Buta

"Bersama babinsa dan bhabinkamtibmas, semua bisa terlaksana dengan baik.

Meskipun masih ada satu-satu yang kumabal menentang bahwa Covid-19 tidak ada hingga menyampaikan pendapat sejak ada virus corona mereka tidak pernah kena dan sehat-sehat saja,

tidak pakai masker tidak apa-apa. Sehingga kami melakukan pelayanan dengan kasih dengan menjelaskan dan memberikan solusi terkait memutus mata rantai Covid 19," kata Sarca, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Kecelakaan Pukul 13.30 WIB, Pasangan Pengantin Baru Tewas, Motor Korban Ditabrak Mobil Ditikungan

Baca juga: Asisten Pemerintahan dan Kesra Bolmut Ikuti FGD Program Keamanan Pangan Terpadu

Bahkan di awal pelaksanaan PPKM di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari Kota Bitung, ada warga yang merusak baliho yang dipasang.

Baliho itu bertuliskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis Mikro berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021.

Setiap hari selama dua pekan pelaksanaan, mereka berkerja hingga lewat tengah malam guna memastikan masyarakat menerapkan prokes dengan baik dan benar.

Baca juga: Kisah Ovi Dian, Crazy Rich Indonesia, Dulu Ayahnya Penjual Minyak Tanah, Kini Hidupnya Mewah

Baca juga: Wajah Gadis Cantik 18 Tahun Ini Disiram Air Keras oleh Mantan Pacarnya, Korban Kehilangan Matanya

Program dari pemerintah, tak pelak dari fakta lapangan ada tantangan dan hambatan.

Hal itu menurut Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali kota Bitung, tanggung jawab semua pihak TNI Polri dan pemerintah Kota hingga kelurahan menabrak orang-orang seperti itu.

"Karena itu pihaknya mengatakan, meski saat ini PPKM sudah tidak ada di Bitung namun masyarakat harus tetap menerapkan yang namanya protokol kesehatan (prokes).

Memakai masker, mencuci tangan di air mengalir pakai sabun dan menjaga jarak," jelas Maurits.

Atas keberhasilan program PPKM, Kapolres Bitung AKBP Indrapramana H SIK memberikan penghargaan kepada personelnya.

Baca juga: Cinta Segitiga Antasari Azhar, Nasrudin dan Rani Juliani Berujung Kematian, Sosok Cantik Ini Hilang

Baca juga: Ditinggal Abash, Lucinta Luna Kini Didekati 2 Pengusaha: Aku Masih Mencari yang Membuat Nyaman

Bripka Adrian Maringka, Bhabinkamtibmas Kelurahan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari Kota Bitung Provinsi Sulut, satu di antara personel Polres Bitung yang menerima penghargaan.

Menurut Adrian, pengghargaan itu dia terima bersama Kompol Andri Permana SIK Kapolsek Matuari,

Aipda Marulak Silalahi Bhabinkamtibmas Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian,  Aipda Dolvi Sinadia Bhabinkamtibmas Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian.

Baca juga: Rachmat Ikuti FGD Program Keamanan Pangan Terpadu

"Bersama Babinsa di tiga kelurahan itu, pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat telah melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

berbasis Mikro pada 9 Februari - 22 Februari 2021.

Sehingga mengubah dari status zona merah menjadi zona kuning (Zona Resiko Ringan akan Penyebaran Covid19)," kata Adrian.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Tanjakan Cae Kerap Memakan Korban, Sebelumnya Bus kini Truk, Apa Penyebabnya?

Adapula pengghargaan lainnya yang diberikan Kapolres Bitung, terkait pembentukan Kampung Tangguh Nusantara di kampung Batu Angus

Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga Kota Bitung dengan hasil meraih juara 3.

Penghargaan itu diberikan kepada AKP May Diana Sitepu SIK Kapolsek Aertembaga, yang hari ini sudah diserah terimakan ke jabatan baru sebagai Kabag Sumda Polres Minut.

Ipda Agustinus Koraag selaku Kanit Binmas Polsek Aertembaga dan Aiptu Ruhyat Upuolat Bhabinkamtibmas, Kelurahan Kasawari Kecamatan Aertembaga.

Baca juga: Cinta Segitiga Antasari Azhar, Nasrudin dan Rani Juliani Berujung Kematian, Sosok Cantik Ini Hilang

Seperti diwartakan sebelumnya Kota Bitung, satu di antara 15 Kabupaten Kota di Provinsi Sulut menjadi daerah pertama yang menerapkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hi Tito Karnavian.

Instruksi nomor 3 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKKM),

berbasis Mikro satu diantara upaya untuk menekan lagu penyebaran pandemi Covid 19 di wilayah yang berzona merah.

Kota Bitung mengawalinya di empat lingkungan.

Lingkungan III Kelurahan Girian Indah, lingkungan IV Kelurahan Girian Atas Kecamatan Girian.

Lingkungan II Kelurahan Manembo-nembo Atas dan Lingkungan V Kelurahan Manembo-nembo Atas Kecamatan Matuari.

Baca juga: Maia Estianty Beri Wejangan untuk Atta Halilintar, Singgung soal Godaan Wanita Lain: Tahan Hati

 "Program ini kami canangkan sejak tanggal 9 Februari 2021, dan bersyukur pada hari ini Selasa 22 Februari 2021 di empat lingkungan ini sudah ditutup.

Karena kasus terkonfirmasi positif Covid 19 sudah negatif," kata Ir Maurits Mantiri MM Wakil Wali kota Bitung saat menghadiri menghadiri pelaksanaan Pencabutan Baliho tanda Zona Merah Penyebaran Covid-19

yang ditetapkan sebagai wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari, Selasa (23/2).

Baca juga: Duatlon Likupang, Panggung Kebangkitan Pariwisata Indonesia, Joune Ganda: Homestay Siap

Maurits yang juga Wali kota Bitung terpilih berpasangan dengan Hengky Honandar SE Wakil Wali kota Bitung terpilih, menambahkan terkait program PPKM Mikro digagas pemerintah kota Bitung bersama dengan Polres Bitung.

Waktu itu Kapolresnya masih di jabat AKBP FX Winardi Prabowo SIK, yang kini sudah bertugas sebagai Wadiresnarkoba Polda Lampung.

Program PPKM kata Maurits, digawangi dengan data akurat dilakukan secara efektif.  Karena jika tidak di suplay dengan data dan informasi yang akurat dan kuat tidak akan jalan maksimal.

Data penyebaran kasus terkonfirmasi positif 19, di zona-zona yang di kagetorikan merah bersumber dari Dinas Kesehatan.

Lewat data yang ada, pemerintah, TNI dan Polri bergerak dan berbuat apa yang harus dilakukan dalam program PPKM ini.

Karena tanpa data tidak bisa berbuat apa-apa.

"Terima kasih kepada Polres Bitung, mampu melakukan pendataan lebih jauh sehingga dapat ketahui titik persoalannya sebelum menjalankan program PPKM ini," tambahnya.

Pihaknya juga tak lupa berterima kasih kepada unsur TNI, masyarakat, tokoh agama, polsek setempat dan pemerintah di tingkat kelurahan hingga lingkungan dan RT.

Apresiasi juga Maurits layangkan kepada Kapolres Bitung yang baru AKBP Indra Pramana H SIK yang membawa aura positif dari Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

Dengan aura Positif ini, bisa memperlancar pencapaian yang baik di akhir PPKM.

Pasca ditutupnya program PPKM di empat lingkungan yang ada di tiga kelurahan di Kecamatan Matuari dan Girian, ke depan pemerintah melakukan treatment terhadap mereka yang datang tidak serta merta membuat kegiatan yang melanggar protokol kesehatan.

Treatment tersebut, terkait dengan capaian herd immunity yang belum dipenuhi maksimal warga lewat pemberian vaksinasi covid 19 masih berproses dilakukan pemerintah melalui Dinas Kesehatan.

"Jadi ada teori, dimana ada pertemuan warga apalagi jumlahnya 50 orang.

Satu orang itu pasti positif Covid 19, ini dibuktikan dengan pelaksanaan rapid antigen ke 200 orang ada lima orang yang reaktif diantara kerumuman," kata dia.

Sehingga harus benar-benar diterapkan, yang namanya protokol kesehatan menjaga jarak, hindari pertemuan, memakai masker dan mencuci tangan di air mengalir pakai sabun serta hidup sehat.

Kebiasan menerapkan protokol kesehatan, bukan keinginan warga agar tidak mau melakukan pertemuan dengan orang banyak. Melainkan sifatnya mengurangi terjadi perjumpaan dengan orang lain.

Dari data dan informasi yang Maurtis dapati, oleh Presiden RI Joko Widodo lewat Mendageri Tito Karnavian, Provinsi Sulut terbaik ketiga se Indonesia perihal penggunaan masker.

Namun terburuk nomor tiga perihal pertemuan, di Sulut banyak banyak buat kegiatan atau acara yang menghadirkan banyak orang.

Pada kesempatan itu juga, Maurtis kembali mengingat dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa penyakit covid 19 bukan aib.

"Jadi di tutupkanya program PPKM secara simbolis di Kelurahan Manembo-Nembo Atas Kecamatan Matuari, diikuti Kelurahan Girian Indah dan Girian Atas Kecamatan Girian.

Dengan tanda pencabutan baliho bertuliskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), berbasis Mikro berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 3 tahun 2021," tandasnya.(crz)

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Berita Lainnya Terkait Kota Bitung

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved