Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmut

Asisten Pemerintahan dan Kesra Bolmut Ikuti FGD Program Keamanan Pangan Terpadu

Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama, pemenuhan pangan tersebut mencakupi kecukupan gizi, mutu dan keamanan pangan.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Istimewa
Rachmat R Pontoh. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Drs Hi Depri Pontoh yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Rachmat R Pontoh SH, MSi mengikuti secara Virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting Focus Group Discussion (FGD) Kick Off Program Keamanan Pangan Terpadu Kabupaten/Kota Pangan Aman yang Bertempat di ruang rapat Asisiten I Sekda Bolmut, Selasa (16/3/2021).

Berdasarkan dalam UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan mengamanatkan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama, pemenuhan pangan tersebut mencakupi kecukupan gizi, mutu dan keamanan pangan.

Baca juga: Daftar Harga Katalog Alfamart Terbaru Selasa 16 Maret 2021, Susu, Beras, Minuman Turun Harga

Baca juga: ASN Cantik Maria Prisilia Rengkung: Mari Jo ka Talaud

Baca juga: Ditinggal Abash, Lucinta Luna Kini Didekati 2 Pengusaha: Aku Masih Mencari yang Membuat Nyaman

"Untuk itu, pemenuhan keamanan pangan harus dipenuhi disepanjang rantai pangan dan pemenuhannya merupakan tanggung jawab bersama," jelas Rachmat Pontoh

Oleh kerena itu, dikatakannya, untuk mewujudkan keamanan pangan perlu dilakukan melalui 3 pilar keamanan pangan yaitu pelaksanaan keamanan pangan oleh Pemerintah, Pelaku Usaha dan Masyarakat.

"Melalui program keamanan pangan terpadu Kab/Kota diharapkan pemenuhan pangan yang merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin didalam UUD RI Tahun 1945 dapat tercapai," ujarnya.

Cinta Segitiga Antasari Azhar, Nasrudin dan Rani Juliani Berujung Kematian, Sosok Cantik Ini Hilang

Pasangan Kekasih Dikeluarkan dari Kampus Usai Si Wanita Lamar Prianya, Viral Ngaku Tidak Menyesal

Selain itu, Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan pemulihan perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19.

"Program ini dilakukan untuk mendukung program prioritas Nasional untuk penurunan stunting, dengan target capaian 100%  ditahun 2024," terang Pontoh.

Intinya, tujuan kick off program keamanan pangan terpadu Kabupaten/Kota adalah melakukan sosialisasi program keamanan pangan terpadu Kab/Kota, memperkuat koordinasi untuk mengimplementasikan program keamanan pangan terpadu Kab/Kota.

"Serta menjaring masukan komitmen dari Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah terkait program keamanan pangan terpadu Kab/Kota pangan aman"" tutupnya. (Mjr).

Rektor Unima Diperiksa Kejari Yapen, Pengacara: Prof Deitje Katuuk Sebatas Saksi

Kisah Ovi Dian, Crazy Rich Indonesia, Dulu Ayahnya Penjual Minyak Tanah, Kini Hidupnya Mewah

Wajah Gadis Cantik 18 Tahun Ini Disiram Air Keras oleh Mantan Pacarnya, Korban Kehilangan Matanya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved