Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Maut, Tanjakan Cae Kerap Memakan Korban, Sebelumnya Bus kini Truk, Apa Penyebabnya?

Tanjakan Cae di Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat, menjadi salah satu titik yang kerap memakan korban.

Editor: Fistel Mukuan
Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Tanjakan Cae, Jalan Raya Malangbong-Wado, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Selasa (16/3/2021) dini hari. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berselang seminggu laka lamtas kembali terjadi di tempat yang sama.

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Tanjakan Cae.

Sebelumnya bus, kali ini  kecelakaan tersebut adalah truk pengangkut daun jagung.

Truk pengangkut daun jagung, kecelakaan disebabkan karena mesinnya mati kemudian tergulung.

Kecelakaan tersebut lebih tepatnya di Jalan Raya Malangbong-Wado, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, tersebut terjadi pada Selasa (16/3/2021) dini hari.

Sebelumnya, kecelakaan tunggal di tempat yang sama melibatkan Bus Pariwista Padma Kencana yang mengangkut rombongan peziarah dari SMP Islam Terpadu (IT) Al Muawwanah, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang hingga menyebabkan 29 orang meninggal dunia.

Sementara kecelakaan tunggal kali ini melibatkan truk pengangkut daun jagung dengan nomor polisi E 8804 AK. Kecelakaan ini terjadi sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan bus Sri Padma Kencana.

Sopir mobil truk, Agus, mengatakan, kecelakaan bermula saat dirinya berangkat dari Cirebon hendak mengirim daun jagung ke sebuah peternakan sapi yang berada di Malangbong, Garut.

"Dari bawah mobilnya sudah kencang, namun di lokasi (tanjakan) mesinnya tiba-tiba mati," ujarnya di lokasi kekadian.

Kemudian, kata dia, mobil yang dikemudikannya itu langsung berdiri atau standing hingga akhirnya terguling.

Beruntung, kecelakaan tersebut tidak sampai menyebabkan adanya korban jiwa seperti kecelakaan Bus Sri Padma Kencana.

"Alhamdulillah tidak ada luka," kata Agus.

Agus memastikan, dirinya sudah sering melintasi jalur tersebut, tetapi baru kali ini mengalami kecelakaan akibat mesin mobil yang tiba-tiba mati.

Warga setempat, Kosam, mengatakan, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 01.30 WIB dan saat itu hingga pagi hari, sopir dibantu aparat, berupaya melakukan evakuasi truk yang terguling tersebut.

"Truk itu bermuatan daun jagung seberat 5 ton. Alhamdulillah, dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka," kata dia.

Korban Kecelaakaan Bus
Korban Kecelaakaan Bus ()
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved