Bitung Sulawesi Utara
Begini Penjelasan Badan Geologi Terkait Bunyi Gemuruh dan Getaran yang Buat Warga Kota Bitung Kuatir
Ronald Gunawan Kansil mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat dan daerah dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Tim Badan Geologi ESDM meneliti bunyi gemuruh dan getaran tanah di Kelurahan Madidir Ure, Kota Bitung, yang sempat meresahkan warga.
- Hasil sementara menunjukkan fenomena tersebut tidak terkait aktivitas geologi berbahaya, melainkan berasal dari tekanan aliran air pada sistem perpipaan.
- Pemerintah dan tim teknis akan terus memantau kondisi lokasi, sementara warga diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh spekulasi.
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Tim Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) didalamnya Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Debby Rumambi melakukan serangkaian penelitian.
Terhadap peristiwa tanah bergemuruh dan bergetar, di lingkungan I Kelurahan Madidir Ure Kecamatan Madidir, Kota Bitung Provinsi Sulut.
Peristiwa yang berlangsung berminggu, sempat buat warga sekitar diselimuti rasa kekuatiran.
Menurut Kepala tokoh masyarakat Kelurahan Madidir Ure Ronald Gunawan Kansil, pengecekan tersebut dilakukan pada hari Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Warga Madidir Bitung Diliputi Kekhawatiran, Ada Bunyi Gemuruh dan Getaran Berulang dari Dalam Tanah
"Hasil pengecekan dari tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bunyi dan getaran tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas geologi berbahaya," kata tokoh masyarakat Kelurahan Madidir Ure Ronald G Kansil, yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Bitung, Kamis (23/4/2026).
Ronald Gunawan Kansil mengapresiasi respons cepat pemerintah pusat dan daerah dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.
Atas nama masyarakat, ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak mlyang telah berkolaborasi dan turun langsung merespons aspirasi masyarakat.
Ini bukti bahwa setiap laporan warga ditindaklanjuti secara serius.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang tidak berdasar.
"Selasa kemarin kan sudah disampaikan hasil pengecekannya. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan berpikir positif, karena tidak terjadi hal-hal yang membahayakan," harapnya.
Pihaknya berjanji, bersama pemerintah Kota (Pemkot) Bitung akan terus memantau kondisi di lokasi guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga sekitar.
Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Debby Rumambi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian penelitian lanjutan pada Selasa (21/4/2026) terhadap laporan berulang dari, masyarakat sejak awal April 2026.
Debby menjelaskan, penelitian dilakukan melalui dua metode utama.
"Mulai dari mikrotremor dan geolistrik, dengan melibatkan kolaborasi antara Badan Geologi, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Utara, serta Pemerintah Kota Bitung," kata Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku Debby Rumambi ketika diwawancara wartawan Selasa (21/4/2026).
| Disaksikan Gubernur YSK, Perumda AMDS Bitung Raih Predikat Air Minum Sehat dari BPKP Sulut |
|
|---|
| Warga Girian Bitung Keluhkan Bau Tak Sedap di Titik Jalan Rusak Tergenang Air |
|
|---|
| 3 Fakta Penangkapan Penumpang KM Dorolonda: Bawa 3,38 Gram Ganja ke Bitung |
|
|---|
| Kasus Anak Batita di Bitung Meninggal saat Orang Tua Cek-Cok: Tetangga Lihat Korban Lambaikan Tangan |
|
|---|
| Kabar Terkini Kasus Anak Usia Hampir 2 Tahun di Bitung, Meninggal Dunia Saat Orang Tua Cek-Cok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/BPBD-Kota-Bitung-Perumda-Air-Minum-Duasudara-Bitung-warga-Tim-Badan-Geologi-Kementrian.jpg)