Breaking News:

Berita Bitung

Hasil Konfrontasi Saksi, Istri Wali Kota Bitung Khouni Lomban Rawung Kukuh dengan Keterangannya

konfrontasi terhadap kasus tindak pidana korupsi, di Dinas PMPTSP Kota Bitung kembali terkuak perbedaan keterangan

Tribun manado / Christian Wayongkere
Kasipidus Kejari Bitung Andreas Atmaji 

Manadp, TRIBUNMANADO.CO.ID - Hasil konfrontasi terhadap kasus tindak pidana korupsi, di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Bitung kembali terkuak perbedaan keterangan.

Dari tiga orang saksi, masing-masing istri Wali kota Bitung Ny Khouni Lomban Rawung, mantan bendahara di Dinas PMPTSP, perempuan bernama Titi

dan mantan kepala Bidang sistem informasi dan promosi (sispro) Dinas PMPTSP perempuan cantik Pingkan Palendeng, Senin (15/3/2021).

Konfrontasi dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Bitung Frenkie Son, berlangsung di ruang kerjanya.

Baca juga: Berharap Sekprov Sulut dari BMR, Yasti Mokoagow: Semoga Pak Gubernur Masih Ingat Janji Itu

Baca juga: REI Sulut Target Bangun 4.000 Rumah Subsidi Tahun Ini, Berkat Stimulus DP 0 Persen dan PPn DTP

Baca juga: Puluhan Pensiunan dan Orangtua Karyawan Pegadaian Terima Vaksin Covid-19

"Dengan hasil saksi Titi dan Pingkan tetap pada keterangannya. Yang mana pada pokoknya terkait uang Rp 500 ribu, untuk maklon pembuatan pakaian diterima oleh saksi Pingkan lalu proses dia pergi ke tukang jahit.

Setelah pakaian itu selesai di pesan diantarkan ke rumah Dinas jabatan Wali kota diterima seorang Oma bernama Adin,

masih kerabat atau keluarga dari bapak Walikota," jelas Kejari melalui Kasipidus Andreas Atmaji, Senin (15/3/2021).

Baca juga: James Arthur Kojongian Segera Lengser dari Posisi Wakil Ketua DPRD, Menanti Keputusan Mendagri

Baca juga: Marshela Fiolita Torar, Polwan Cantik Idola Pelajar hingga Sopir Truk

Keterangan tersebut kemudian di konfirmasi kebenarannya kepada istri Wali kota Bitung, tetap kukuh dalam keterangannya bahwa dia tidak merasa menerima pakaian korpri itu,

tidak memesan baju itu sama seperti keterangan sebelumnya.

Khouni Lomban Rawung diwawancarai wartawan usai memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Bitung terkait kasus tindak pidana Korupsi di Dinas PMPTS.
Khouni Lomban Rawung diwawancarai wartawan usai memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Bitung terkait kasus tindak pidana Korupsi di Dinas PMPTS. (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Dari hasil itu, pihaknya mengambil kesimpulan awal bahwa perbedaan keterangan dari satu saksi. Namun pada pokoknya,

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved